Home »

Lokal

Tak Ada Data Valid Soal Jumlah Tenaga Kerja di Beltim

Sebab banyak perusahaan ataupun sektor ketenagakerjaan yang belum terdaftar ataupun mendaftarkan perusahaannya.

Tak Ada Data Valid Soal Jumlah Tenaga Kerja di Beltim
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Belitung Aditya Rezki Saputra (POSBELITUNG/DEDY QURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR -  Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Belitung Aditya Rezki Saputra mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum memiliki data valid terkait jumlah real tenaga kerja di Beltim yang wajib mengikuti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. ‎

Sebab banyak perusahaan ataupun sektor ketenagakerjaan yang belum terdaftar ataupun mendaftarkan perusahaannya.

Namun, jika melihat dari data BPS, Aditya menilai masih banyak warga di Belitung Timur (Beltim) yang belum ter-cover layanan kepesertaaan BPJS Ketenegakerjaan.

"Itu belum termasuk pelaku usaha mikro yang sampai sekarang belum ada yang mendaftar. Kalau bicara angka valid, kami sendiri tidak tahu. Karena ada pekerja yang terdata ataupun tidak terdata. Bisa dibilang masih kecil kepatuhannya," ucapnya setelah menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Tenaga Kerja Beltim, sejumlah perwakilan perusahaan di Beltim, dan DPRD Beltim di Gedung DPRD Beltim, Senin (12/2/2018) siang.

Adapun ‎dari yang terdata saat ini, kata Aditya, kisaran tingkat kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban mengikutsertakan pekerjanya dalam layanan BPJS Ketenegakerjaan hanya mencapai 70 persen.

"Berarti ketidakpatuhannya mencapai 30 persen. Itu kalau dari data yang sudah ke BPJS Ketenagakerjaan. Kalau secara keseluruhan, kepatuhannya mungkin hanya mencapai 10-20 persen saja,"ucapnya.

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help