PosBelitung/

Polisi Temukan Kejanggalan Kasus Pembunuhan Sadis Sekeluarga di Tangerang, Tak Ada Motif Perampokan

Namun, aparat kepolisian pun tidak ingin menduga-duga. Pihaknya tetap akan merujuk pada alat bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

Polisi Temukan Kejanggalan Kasus Pembunuhan Sadis Sekeluarga di Tangerang, Tak Ada Motif Perampokan
Warta Kota
Petugas kepolisian mengevakuasi jasad korban pembantaian di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05/RW 12 Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang pada Senin (12/2/2018). 

Fendi dinyatakan dalam keadaan kritis, sementara Emma, Nova dan Tiara tergeletak bersimbah darah tak bernyawa.

Namun, aparat kepolisian pun tidak ingin menduga-duga. Pihaknya tetap akan merujuk pada alat bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

"Ya kalau Polri tidak menduga-duga. Semua keterangan fakta kita kumpulkan untuk cepat ungkap siapa pelakunya," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan pendalaman, salah satunya dengan memeriksa tujuh saksi, yang merupakan tetangga korban, mengaku sempat mendengar pertengkaran hebat di dalam rumah, sebelum pembunuhan terjadi.

"Saksi ada tujuh orang warga sudah kita mintai keterangan. Karena saksinya tidak hanya yang mendengarkan ribut, ada juga yang masuk bersama-sama. Ada juga yang di sebelahnya tidakk masuk, tapi mendengar di dalam ada keributan. Banyak saksi," ucap Herry.

Pengakuan Tetangga, Effendi dan Emma Sering Bertengkar

Rohayati, tetangga korban pembunuhan mengungkapkan, korban, baik Effendi dan Emma kerap terlibat pertengkaran.

Saat itu, Rohayati bercerita, dirinya sedang makan bersama suaminya di rumah.

"Pas dengar itu saya lagi makan sama suami, suami baru pulang kerja," kata Rohayati.

Rohayati mengaku kerap mendengar suara ribut di rumah korban.

Halaman
123
Editor: aladhi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help