Saya Tak Mampu Menahannya, Pertama Kali Coba Saya Terpuaskan

Pertama kali menggunakan alat bantu seks Dewi merasa geli namun setelah mencobanya, ia pun kini merasa

Saya Tak Mampu Menahannya, Pertama Kali Coba Saya Terpuaskan
net
Ilustrasi foto (foto ini tak ada kaitannya pada berita di bawah) 

Awalnya ia takut menyampaikan perihal itu ke sang suami. Setelah melalui pembicaraan dan penjelasan, akhirnya suami Dewi pun menyetujui.

"Jelas takut lah ngomong gitu ke suami. Tapi saran dokter, soal itu harus diomongin ke suami. Akhirnya pas suami pulang cuti liburan, saya omongin. Awalnya dia kaget dan agak marah. Setelah saya beri penjelasan, dia setuju. Suami bilang, daripada berisiko selingkuh, pakai alat bantu seks sangat membantu," tutur perempuan yang tinggal di perumahan kawasan Renon ini.

Ada hal lucu yang diceritakan Dewi.

Setelah suaminya mengetahui dirinya menggunakan alat bantu seks, ketika berkomunikasi melalui video call, sang suami kerap iseng.

"Dulu saat saya video call dengan suami, paling kami ngobrol nakal. Setelah tahu, sambil ber-video call, dia minta saya nunjukin dildo. Obrolan menjadi lebih bergairah," ucapnya sembari tertawa.

Ditanya berapa jumlah alat bantu seks yang dimilikinya, Dewi mengaku mempunyai dua dildo sintetis.

Ada jenis getar dan berukuran besar. Keduanya diperoleh dengan membeli dari toko online, dengan kisaran harga Rp 1 jutaan.

"Cuma punya dua saja. Saya pesan di toko online. Saya lihat di internet, jenis dan ukuran dildo bervariasi. Kalau ditanya nyaman pakai yang mana, ya tergantung keinginan mau pakai yang mana. Kalau disuruh memilih ya jelas ingin yang asli, punya suami," selorohnya sambil tertawa.

Dewi mengatakan, risiko istri yang ditinggal suami bekerja jauh adalah tak terpuaskan dalam hal kebutuhan biologis.

Dirinya menyarankan, kepada para perempuan bersuami yang tak kuat menahan nafsu, untuk memilih menggunakan alat bantu seks.

Halaman
1234
Editor: edy yusmanto
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help