Advertorial

Teropong dan Nyiur Melambai Dua Permata Pantai di Desa Lalang

Pantai Teropong diambil dari nama alat yang digunakan untuk mengamati benda-benda dari kejauhan agar terlihat dengan jelas.

Teropong dan Nyiur Melambai Dua Permata Pantai di Desa Lalang
IST
Pantai Teropong dari Bukit Samak 

PANTAI Teropong adalah pantai berpasir putih di Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim).  

Pantai Teropong diambil dari nama alat yang digunakan untuk mengamati benda-benda dari kejauhan agar terlihat dengan jelas.

Menurut masyarakat setempat mengatakan di sekitar pantai terdapat bukit bebatuan yang dikenal dengan nama Bukit Samak karena banyak ditumbuhi oleh semak belukar. 

Pantai Lalang
Pantai Lalang (IST)

Pada abad ke 18, Belanda memasang teropong di atas Bukit Samak untuk mengamati koordinat pertambangan timah di laut.

Untuk bisa menikmati keindahan Pantai Teropong dan bisa diakses melalui Pantai Nyiur Melambai dan Bukit Samak.

Pantai Nyiur Melambai masyarakat sering menyebutnya Pantai Lalang terletak di Dusun Sawah Desa Lalang Kecamatan Manggar Belitung Timur.

Pantai Teropong
Pantai Teropong (IST)

Sementara nama Nyiur Melambai sendiri, dahulu banyak terdapat pohon kelapa atau nyiur yang melambai-lambai jika ditiup angin.

Namun kini pantai dengan pasir putih dan tanaman pohon cemara menjadikan tempat ini nyaman untuk dikunjungi dan bersantai.

Waktu yang paling tepat untuk datang ke Pantai Lalang ketika pagi dan sore hari, karena udaranya masih sejuk.

Gazebo di Pantai Teropong
Gazebo di Pantai Teropong (IST)

Untuk masuk ke Pantai Lalang dikenakan biaya Rp. 2000 per orang.

Selain bisa menikmati indahnya pantai Lalang, pengunjung juga dapat menikmati Pantai Teropong dengan berjalan kaki sekitar 30 meter. (*)

Kunjungan KKN Tematik se-Kopertis III di Kantor Disbudpar Beltim
Kunjungan KKN Tematik se-Kopertis III di Kantor Disbudpar Beltim (IST)
Kunjungan tamu Dinas Pendidikan Provinsi Jabar
Kunjungan tamu Dinas Pendidikan Provinsi Jabar (IST)
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help