Penderita HIV/Aids di Beltim Terus Bertambah Setiap Tahunnya, Ini Jumlah Terakhirnya yang Terdata

Namun untuk yang tidak berobat melalui Puskesmas, alias berobat secara pribadi ke praktek dokter dan segala macam dari hasil survei di lapangan...

Penderita HIV/Aids di Beltim Terus Bertambah Setiap Tahunnya, Ini Jumlah Terakhirnya yang Terdata
Pos Belitung/Disa Aryandi
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belitung Supeni. Pos Belitung/Disa Aryandi 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belitung Supeni mengatakan, untuk penderita penyakit HIV/AIDS terus mengalami penambahan setiap tahun.

Hingga kemarin, secara keseluruhan sudah berjumlah 35 orang.

35 orang itu, merupakan yang terdata atau yang berobat melalui Puskesmas.

Namun untuk yang tidak berobat melalui Puskesmas, alias berobat secara pribadi ke praktek dokter dan segala macam dari hasil survei di lapangan terbilang cukup banyak.

"Itu kami lakukan pengecekan, dalam satu bulan itu lima sampai enam orang yang berkonsultasi dan berobat di swasta. Rata-rata perbulan segitu, dan dugaan memang mereka pekerja seks, tapi setelah mereka mengetahui penyakit itu, habis itu mereka pergi dari sini (Beltim)," ucap Supeni kepada Pobelitung.co, Rabu (28/2/2018).

Selain penderita HIV/AIDS, kata Supeni, yang menderita penyakit kelamin juga sudah terdeteksi dan terus melakukan pengobatan di setiap Puskesmas.

Penyakit tersebut, berupa sifilis, jengger ayam, dan Gonorhe.

"Nah itu rata-rata per bulan tiga sampai empat orang. Tapi kalau secara keseluruhan sampai tahun 2017 itu 35 orang perempuan dan laki-laki. Termasuk ada tiga orang homoseksual, satu masih di Beltim, duanya sudah di luar daerah," ujarnya.(*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved