Home »

Lokal

Breaking News

Terduga Pembunuh Sadis di Perumnas Belitung Dijerat 3 Pasal Ini

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjerat Cecep tiga pasal sekaligus. Di antaranya pasal pembunuhan berencana

Terduga Pembunuh Sadis di Perumnas Belitung Dijerat 3 Pasal Ini
Pos Belitung/Dede Suhendar
Cecep Suyatna (28) terdakwa kasus pembunuhan terhada Ernawati (42) naik mobil tahanan usai persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Rabu (28/2/2018). Pos Belitung/Dede Suhendar 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Cecep Suyatna (28) tersangka pembunuhan Ernawati (42) dijerat pasal berlapis.

Dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan, Jaksa penuntut umum (JPU) Anggoro menjerat Cecep dengan tiga pasal berlapis.

Diantaranya, Pasal 340 KUHP pembunuhan berencana subsider Pasal 338 KUHP pembunuhan biasa lebih subsider 365 ayat (3) KUHP tentang pencurian yang mengakibatkan kematian.

"Pasal 340 KUHP itu ancamannya minimal 20 tahun penjara, lalu kami lapis dengan subsidernya Pasal 338 KUHP Pidana dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Kemudian pasal yang lebih subsider lagi yaitu Pasal 365 ayat 3 dengan ancaman maksimal 13 tahun penjara," ujar Anggoro saat ditemui posbelitung.co usai persidangan, Rabu (28/2/2018).

BACA :

Baca: Polisi Jaga Ketat Sidang Perdana Terduga Pembunuh Sadis di Perumnas Belitung

Baca: Ini CCTV Detik-detik Pembunuhan Sadis di Jalan Perumnas Belitung

Ia mengatakan, untuk agenda sidang pertama baru tahap pembacaan dakwaan, dimana terdakwa Cecep diberikan kesempatan untuk menerima atau keberatan atas dakwaan tersebut.

Apabila, terdakwa keberatan maka akan diberikan hak untuk mengajukan esepsi (tangkisan) terhadap dakwaan dari JPU.

Namun, jika terdakwa menerima maka akan dilanjutkan dengan sidang berikutnya dengan agenda pembuktian.

"Di situ lah nanti kewajiban jaksa untuk menghadirkan alat bukti, berupa saksi dan alat bukti lainnya untuk membuktikan dakwaan yang ditujukan kepada terdakwa," katanya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help