KIPP Belitung Timur Kritisi Kurangnya Keterwakilan Perempuan pada Seleksi KPU Babel

Sebanyak 60 orang peserta calon komisioner KPU, hanya terdapat delapan orang perempuan saja yang dinyatakan lulus.

KIPP Belitung Timur Kritisi Kurangnya Keterwakilan Perempuan pada Seleksi KPU Babel
IST
Ketua KIPP Kabupaten Beltim Anjas Ansari. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Komisi Independen Pemantauan Pemilu (KIPP) Kabupaten Belitung Timur mengkritisi kurangnya keterwakilan perempuan pada seleksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung (Babel) periode 2018-2023.

Sebanyak 60 orang peserta calon komisioner KPU, hanya terdapat delapan orang perempuan saja yang dinyatakan lulus.

Itu dinilai sangat jauh dari angka keterwakilan 30 persen perempuan.

"Itu sangat disayangkan sekali, dan 18 orang dari 60 peserta itu, dinyatakan lulus seleksi administrasi adalah petahana," kata Ketua KIPP Kabupaten Beltim Anjas Ansari kepada posbelitung.co, Jumat (2/3/2018).

Terkait petahana tersebut, kata Anjas, memang secara prinsip memiliki pengalaman lebih.

Namun yang menjadi perhatian, pengalaman hanya sebagai salah satu komponen penilaian.

"Masih banyak komponen penilainan lainnya seperti independensi dan integritas. Ini harus menjadi catatan bagi tim seleksi," ucapnya.

Kata Anjas, sejumlah petahana tersebut dituntut tetap mampu berkonsentrasi menjalankan tahapan Pilkada 2018 dan pemilu 2019 yang sedang berjalan.

"Ini yang menjadi perhatian kami, keterwakilan perempuan yang minim. Ini jangan sampai terulang lagi pada seleksi KPU di Kabupaten/kota," ujar Anjas. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help