Cium dan Raba Bagian Terlarang Murid SD, Kepala Sekolah Terancam 20 Tahun Penjara

SS didakwa menyetubuhi dan melakukan perbuatan cabul dengan mincium dan meraba kemaluan dua murid

Cium dan Raba Bagian Terlarang Murid SD, Kepala Sekolah Terancam 20 Tahun Penjara
Pos Belitung/Kolase
Ilustrasi pencabulan bocah SD

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

POSBELITUNG.CO, MAKASSAR - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Cabang Pelabuhan Makassar membacakan surat dakwaan terhadap oknum Kepala Sekolah berinisial SD di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (6/3/2018).

SS didakwa menyetubuhi dan melakukan perbuatan cabul dengan mencium dan meraba kemaluan dua murid Sekolah Dasar (SD) di Makassar.

"Terdakwa dinyatakan bersalah melakukan ancaman kekerasan, memaksa, melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk korban untuk melakukan perbuatan cabul," kata JPU, Muhith dalam dakwaanya.

Atas perbuatan terdakwa, Said dijerat pasal 76E jo pasal 81 ayat 1, 2 undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Baca: Air Pantai Tanjungpendam Jadi Hijau dan Bau Mirip Fenomena Air Darah di Maluku, Ini Penjelasannya

Sebagaimana telah diubah pertama Undang-Undang 35 tahun 2014 tentang perubahan UU 23 tahun 2002.

"Sesuai pasal itu, maka terdakwa terancam pidana penjara maksimal 20 tahun penjara," kata Muhith.

SS mencabuli kedua korban sejak Agustus 2017 lalu di lingkup Sekolah. Korban pertama berinisial IL sudah mengalami empat kali kejadian serupa, sementara korban SD sebanyak satu kali.(*)

Editor: edy yusmanto
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved