Jawab Kritik Utang Pemerintah, Sri Mulyani Beberkan Soal Utang yang Makin Besar, Segini Jumlahnya

Sekadar diketahui saja Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat, jumlah utang pemerintah...

Jawab Kritik Utang Pemerintah, Sri Mulyani Beberkan Soal Utang yang Makin Besar, Segini Jumlahnya
KOMPAS IMAGES
Sri Mulyani 

POSBELITUNG.CO - Menteri Keuangan RI Sri Mulyani menjawab kritik tentang utang pemerintah yang diklaim semakin besar.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Diskusi Nasional #8 "Indonesia Maju" pada Minggu (11/03/2018). 

"Orang hanya melihat berdasarkan angka untuk memprovokasi masyarakat. Padahal kita sangat transparan dalam hal anggaran," papar Sri Mulyani di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. 

Sri Mulyani menambahkan, utang bukanlah tujuan negara.

Melainkan sebagai instrumen dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Selain itu, Sri Mulyani juga menyatakan bahwa utang negara Indonesia masih lebih rendah dibandingkan Jepang dan Amerika Serikat.

"Kita punya aturan untuk utang, yaitu tidak boleh lebih 60% dari GDP negara," jelas Sri Mulyani.

Sekadar diketahui saja Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat, jumlah utang pemerintah pusat hingga akhir 2017 nyaris Rp 4.000 triliun atau angka tepatnya sebesar Rp 3.938,7 triliun atau 29,2% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Sedangkan BPS mencatat Produk Domestik Bruto (PDB) 2017 atas dasar harga berlaku mencapai Rp 13.588,8 triliun.

Menteri terbaik di dunia versi World Government Summit ini pun mengklaim bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini lebih baik dibanding sebelumnya.

Halaman
123
Editor: aladhi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved