Ayah Korban Pencabulan Ngamuk, Pukul Pelaku di PN Sungailiat

M Sofyan alias Om Nun (35) kocar-kacir meninggalkan ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Selasa (13/3/2018).

Ayah Korban Pencabulan Ngamuk, Pukul Pelaku di PN Sungailiat
Bangkapos/ferylaskari
Terdakwa M Sofyan alias Om Nun (35) meringis memegang kepala usai dipukuli oleh orangtua korban cabul, Selasa (14/3/2018) di PN Sungailiat.(ferylaskari) 

POSBELITUNG.CO--  M Sofyan alias Om Nun (35) kocar-kacir meninggalkan ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Selasa (13/3/2018).

Terdakwa kasus pencabulan anak bawah umur itu meringis menahan sakit karena  terkena bogem mentah yang dilayangkan ayah korban, ketika sidang kasus asusila baru saja selesai digelar.

Kejadian berawal saat Terdakwa M Sofyan alias Om Nun (35) digelandang petugas kejaksaan menuju ruang sidang PN Sungailiat, Selasa (14/3/2018) Petang.

Sidang pun dimulai dalam agenda pemeriksaan saksi. Setelah pemeriksaan saksi oleh majelis hakim berakhir, Terdakwa Om Nun digelandang kembali ke luar ruang sidang untuk diantar ke Lapas Bukit Semut Sungailiat.

Tapi apa yang terjadi, saat baru beberapa langkah Terdakwa Om Nun keluar ruang itu, seorang pria berambut gondrong, berpostur tegap menghampirinya.

Pia ini langsung menyarangkan pukulan tepat di kepala Terdakwa Om Nun.

"Aduh....aduhh..," saya dipukul..saya dipukul," kata Om Nun, dalam kondisi kedua tangan terbelenggu borgol, berlari dikawal pihak kejaksaan untuk diselamatkan menuju ruang tahanan sementara di pengadilan itu.

Usut punya usut, ternyata pria rambut gondrong tadi adalah bapak korban, bocah perempuan usia bawah umur yang diduga telah dicabuli oleh Terdakwa M Sofyan alias Om Nun.

Pria ini marah saat melihat wajah Om Nun, yang dinilai tega mencabuli anaknya.

"Biar saja...sudah kepalang malu," kata pria ini terlihat sangat emosi saat diamankan petugas pengadilan dan kejaksaan agar tak mengamuk lagi.

Seperti diketahui, Sofyan alias Om Nun, terancam bui. Pria asal Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Bangka ini diadili. Jaksa mulai mendakwanya di 'meja hijau', Selasa (13/2/2018) lalu.

Muhamad Sofyan alias Om Nun (35), Warga Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Bangka, ditangkap, Minggu (22/10/2017) dinihari. Pria ini disergap anggota Polsek Merawang di sebuah rumah kontrakan di Jakarta Pusat.

Dalam penyidikan, terungkap oleh polisi, ternyata ada dua bocah korban cabul diduga dilakukan oleh Tersangka Muhamad Sofyan alias Om Nun (35).

Kedua korban dipastikan telah memberikan pengakuan yang sama, walau sempat dibantah oleh tersangka di hadapan polisi saat proses penyidikan baru dimulai, Senin (23/10/2017) silam. Kini kasus asusila itu sudah tiga kali kali bergulir di ruang sidang, mulai dakwaan hingga pemeriksaan saksi.

Orangtua korban diamankan petugas kejaksaan dan pengadilan, agar tak mengamuk lagi menghakimi pelaku pencabulan, Selasa (13/4/2018).
Orangtua korban diamankan petugas kejaksaan dan pengadilan, agar tak mengamuk lagi menghakimi pelaku pencabulan, Selasa (13/4/2018). (Bangkapos/ferylaskari)
Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved