Geger 3 Kontainer Minuman Keras Masuk Lewat Pelabuhan Kijang, Polisi Periksa Bos Club Malam

Kasus tiga kontainer minuman keras dan barang-barang illegal di pelabuhan Kijang Bintan masih dalam proses penyelidikan

Geger 3 Kontainer Minuman Keras Masuk Lewat Pelabuhan Kijang, Polisi Periksa Bos Club Malam
Ilustrasi Kontainer berisi miras tegahan BC Tanjungpinang beberapa waktu lalu, dinaikkan ke kapal Sibolga Meratus di Pelabuhan Kijang, Jumat (8/9/2017) 

POSBELITUNG.CO, TANJUNGPINANG -- Kasus tiga kontainer minuman keras dan barang-barang illegal di pelabuhan Kijang Bintan masih dalam proses penyelidikan.

Diduga pemilik minuman keras dan barang-barang yang diamankan bernama Mulyadi Tan Alias Ahi.

Ahi merupakan bos club malam Dope di Tanjungpinang.

Ia pun telah diperiksa di Polsek Bintan Timur.

Kapolsek Bintan Timur AKP Abdul Rahman tidak membantah pemeriksaan yang tengah dilakukan.

Hanya saja ia enggan berkomentar banyak.

Baca: Tyas Mirasih Tepis Tudingan Bawa Lari Cucu Orang, Lakukan yang Terbaik Untuk Anak Sahabatnya

//

Baca: Rumah Rp 12 M Milik Roro Fitria yang Kini Dipenjara, Ada Sudut Ritual dengan Lukisan Nyi Roro Kidul

Baca: Chika Pelototi Wajah Cewek Ini di Depan Deddy Corbuzier

"No coment kalau itu. Nanti dulu," kata Abdul Rahman dikonfirmasi via seluler dengan nada santai, Selasa (12/3/2018).

Diketahui juga barang illegal itu ternyata selama ini disimpan di kawasan pergudangan Metro Industrial Park nomo C 8, Batu 7 jalan Kijang Lama Kecamatan Tanjungpinang Timur. ‎

Apakah dilakukan pemeriksaan terhadap gudang tersebut, ia juga tidak berkomentar.

Sekuriti kawasan pergudangan Metro Industrial Park ‎yang minta namanya enggan ditulis menuturkan bahwa gudang tersebut memang selama ini atas nama terduga Ahi.

Ia sempat menyewa gudang tersebut untuk menyimpan minuman di sana.

gudang metro
gudang metro (tribunbatam/wahib waffa)

"Ia memang atas nama Ahi dia sewa dari PT Wilindo Pratama untuk menyimpan barang disana.

Hanya saja tidak tidak dilaporkan barang yang disimpan disana itu minuman," kata seorang sekuriti.

Beberapa pekerja tak jauh dari lokasi gudang memang terlihat tidak ada aktivitas.

Karena barang hanya disimpan lalu diangkut kembali.

Mengetahui itu minuman, pihaknya pun telah meminta terduga Ahi untuk memindahkan barang tersebut.

"Sudah diminta kemarin untuk pindahkan," katanya.

Berapa lama menyimpan barang tersebut di gudang, ia tidak mengetahui persis.

Sebelumnya Polres Bintan mengamankan tiga kontainer di pelabuhan Sei Kolak Kijang oleh Polsek Bintan Timur.

Barang tersebut berisi 10 ribu botol lebih minuman serta barang ekonomis lainya.

Polsek Bintan Timur pun telah memeriksa Ahi beberapa kali.

Info yang didapat di lapangan, Polda Kepulauan Riau tengah menggelar perkara kasus tersebut. (*)

//
 
Editor: ismed
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help