PosBelitung/

Gadis 13 Tahun Dipaksa Berbuat Dosa di Pondok Kebun

Ia tak mampu menahan nafsunya hingga nekat melakukan hal-hal yang tak terduga.

Gadis 13 Tahun Dipaksa Berbuat Dosa di Pondok Kebun
Ilustrasi foto 

Laporan Wartawan Sriwijaya post Awijaya

POSBELITUNG.CO, EMPATLAWANG - Apa yang ada dipikirkan pria satu ini.

Ia tak mampu menahan nafsunya hingga nekat melakukan hal-hal yang tak terduga.

Rompi (31) warga Desa Baturaja Baru, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Empatlawang, ia tega mencabuli anak dibawah umur, sebut saja Bunga (13) bukan nama sebenarnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu tanggal (7/3/2018) sekira pukul 14.00 lalu.

Kasat Reskrim polres Empatlawang, AKP M Ismail mengatakan saat itu pelaku Rompi menggunakan sepeda motor, menjemput Bunga di rumah korban di desa Batupanceh, Kecamatan Tebingtinggi.

Kemudian mengajak korban pergi jalan-jalan ke Desa Baturaja Baru.

Di perjalanan pelaku mengajak korban singgah ke sebuah pondok kebun, lalu Rompi memaksa korban untuk melakukan persetubuhan dan ditolak oleh korban.

Kemudian pelaku mengancam akan meninggalkan korban.

Setelah selesai melaksanakan askinya, pelaku juga meminta handpone milik korban lalu mengajak Bunga pulang ke rumah korban.

Akibat kejadian tersebut keluarga korban merasa tidak senang dan melapor ke Polres Empatlawang.

"Menerima laporan itu tadi pagi kami mendapatkan Informasi kalau tersangka Rompi sedang berada di simpang Empat Sekip Kecamatan Tebingtinggi, kemudian team opsnal Sat Reskrim Empatlawang langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penangkapan terhadap tersangka," kata Islamil, Kamis (22/3/2018).

Kasat reskrim yang baru saja sertijab beberapa hari lalu menyampaikan, barang bukti yang diamankan, satu lembar baju lengan panjang putih podkadot merah muda, satu lembar celana jins panjang biru dongker, satu lembar pakaian dalam hitam, satu lembar celana dalam putih motif bunga-bunga, satu lembar baju kaos lengan pendek, satu lembar celana jins panjang hitam.

"Tersangka saat ini sudah diamankan di Mapolres Empatlawang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya. (cr27)
 

Editor: edy yusmanto
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help