Kemenpar Gencarkan Nomadic Tourism 2018, Apa itu?

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Pariwisata menghasilkan usulan untuk membuat nomadic tourism tahun ini

Kemenpar Gencarkan Nomadic Tourism 2018, Apa itu?
Disbudpar Beltim
Objek Wisata Pantai Punai, Kecamatan Simpang Pesak, Belitung Timur 

POSBELITUNG.CO - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Pariwisata 1 2018, 22-23 Maret 2018, menghasilkan usulan untuk membuat nomadic tourism tahun ini. Tipe destinasi itu disebut-sebut sebagai solusi memaksimalkan destinasi wisata alam Indonesia yang luar biasa tanpa butuh waku lama.

Pada penutupan Rakornas di Nusa Dua, Bali, Jumat (23/3/2018), forum tersebut merekomendasikan percepatan deregulasi terkait operasional caravan sebagai amenitas nomadic tourism, sea-plane, dan live a board sebagai aksesnya nomadic tourism, berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan.

Nomadic tourism itu mudah dan murah. Hanya perlu ada atraksi pariwisata yang menarik, maka pengadaan akses dan amenitas bisa dilakukan dengan menggunakan bahan baku yang bisa dipindah. Misalnya pembangunan glamp camp atau dengan live on board," ujar Menteri Pariwisata Arif Yahya, dalam siaran tertulisnya, Sabtu (24/3/2018).

Wisatawan berlibur di Club Med Kani Maladewa, Sabtu (15/7/2017).KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan berlibur di Club Med Kani Maladewa, Sabtu (15/7/2017).

Sebenarnya apa yang dinamakan nomadic tourism? Apakah barang baru di dunia?

KompasTravel coba merangkum beberapa penjelasan Menpar Arief Yahya dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya, ia sempat menyinggung nomadic tourism pada rekan media.

Luas wilayah Indonesia yang dipenuhi kepulauan menjadi tonggak awal tercetusnya ide ini. Industri pariwisata kerap pengalami kesulitan untuk menghubungkan wisatawan ke pulau-pulau kecil yang ternyata menyimpan keindahan "surga dunia".

Tempat Parkir Sea Plane.KOMPAS/YULIA SAPTHIANI Tempat Parkir Sea Plane.

Sedangkan untuk membangun bandara untuk sampai ke gugusan pulau sangat lah sulit, juga lama. tak hanya akses, amenitasnya pun sulit untuk dibangun dalam waktu singkat, seperti hotel dan homestay.

"Jika harus membuat sesuatu yang fix, di semua tempat saya terus terang tidak mampu memberikan. Maka saya tawarkan agar membangun nomadic tourism," ujar Arief Yahya saat membuka launching Calendar of Event Maluku Utara di Jakarta, Selasa (13/3/2018) lalu.

Ia menjelaskan, yang dimaksud nomadic tourism ialah wisata yang bersifat temporer, entah itu aksesnya ataupun amenitasnya. Hal ini yang bisa diterapkan untuk menjangkau destinasi alam potensial di kepulauan yang sulit dijangkau, seperti Maluku dan sekitarnya.

Untuk mengakali pembangunan bandara yang membutuhkan waktu lama, terlebih lokasinya di kepulauan, konsep nomadic tourism ini menggunakan sea-plane, atau pesawat yang bisa mendarat di air.

Terbang menggunakan pesawat amfibi (seaplane) Maldivian Airline menuju Niyama Private Islands di Maladewa. NOVA DIEN Terbang menggunakan pesawat amfibi (seaplane) Maldivian Airline menuju Niyama Private Islands di Maladewa.

Menpar menyatakan, saat ini sudah dimiliki perusahaan Indonesia juga sudah bisa beroperasi di Indonesia.

Halaman
12
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help