ADVERTORIAL

Batik Air Terbang Perdana di Langit Belitung, Makin Dongkrak Pariwisata

Maskapai Lion Group tersebut bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pukul 06.45 WIB

Batik Air Terbang Perdana di Langit Belitung, Makin Dongkrak Pariwisata - batik-air_20180331_103011.jpg
Dok Humas dan Protokol Setda Belitung
MENERIMA MINIATUR - Pjs Bupati Belitung Sahirman Jumli (kiri) menerima kenang- kenangan miniatur pesawat Batik Air dari General Manager (GM) Operasional Batik Air Arif Purnawanto pada peresmian penerbangan perdana Batik Air di bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Kamis (29/3).
Batik Air Terbang Perdana di Langit Belitung, Makin Dongkrak Pariwisata - batik-air_20180331_103121.jpg
Dok Humas dan Protokol Setda Belitung
SEKDA Pemkab Belitung Karyadi Sahminan saat menyabut kedatangan General Manager (GM) Operasional Batik Air Arif Purnawanto.
Batik Air Terbang Perdana di Langit Belitung, Makin Dongkrak Pariwisata - batik-air_20180331_103221.jpg
Dok Humas dan Protokol Setda Belitung
FOTO bersama pada peresmian penerbangan perdana Batik Air di bandara H AS Hanandjoeddin.

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - PENJABAT sementara (Pjs) Bupati Belitung Sahirman Jumli dan Ketua DPRD Taufik Rizani menjadi penumpang perdana Batik Air rute Jakarta-Tanjungpandan, Kamis (29/3/2018).

Maskapai Lion Group tersebut bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pukul 06.45 WIB. Pesawat Airbus A320-200 CEO itu mengangkut total 153 penumpang.

Sahirman menyambut baik bertambahnya maskapai yang menerbangi Pulau Belitung. Sebab semakin banyak alternatif bagi penumpang yang akan berkunjung ke Negeri Laskar Pelangi via Jakarta.

“Otomatis dampaknya bisa meningkatkan pariwisata karena semakin banyak orang yang berkunjung dan belajar di Belitung,” katanya.

Ia menjelaskan, langkah Batik Air menambah rute ke Belitung merupakan bagian dari peran swasta terhadap negara dalam proses pembangunan selain pemerintah serta masyarakat.

Pemerintah daerah pun turut mendukung lewat regulasi hingga infrastruktur. Ke depan, tidak menutup kemungkinan akan bertambah lagi maskapai lainnya.

“Tapi tentu saja juga tergantung pada penumpang, sebab perusahaan kan tidak mau rugi. Apabila semakin padat, perlu ditambah lagi,” ujar Sahirman.

“Saya juga berharap, harga tiketnya harus berperikemanusiaan dan berkeadilan. Sebab kami nilai ketika penumpang membludak, tiketnya mahal. Seharusnya ketika libur panjang atau libur sekolah, jangan terlalu mahal (tiket, red), sehingga bisa semakin ramai yang berlibur.”

Sahirman pun meminta seluruh lapisan masyarakat agar menjaga ketenangan serta menghindari konflik, sehingga wisatawan akan merasa senang dan nyaman. Apalagi Belitung merupakan destinasi wisata yang sudah mengglobal.

Terkait Bandara H AS Hanandjoeddin yang disebut Presiden Joko Widodo termasuk bandara yang akan dikerjasamakan dengan pihak swasta, Sahirman menyatakan tidak ada masalah.

Halaman
12
Penulis: Jaryanto
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved