Keluarga Pasien dr Terawan: Dia Dokter yang Mengembalikan 'Cahaya' ke Keluarga

Suami akhirnya di DSA, otaknya dicuci, bahasa orang awam. Dan alhamdulillah.. sampai hari ini.. dia bisa mendampingi anak2.

Keluarga Pasien dr Terawan: Dia Dokter yang Mengembalikan 'Cahaya' ke Keluarga
Foto: Instagram/@fitrioktarini
Mayjen TNI dr Terawan Agus Putranto bersama pasiennya. 

POSBELITUNG.CO--Tindakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang memecat sementara Mayjen TNI dr Terawan Agus Putranto, menuai pro dan kontra.

Seperti diberitakan, Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyatakan, dr Terawan terbukti melakukan pelanggaran etik kedokteran yang berat.

Majelis Kehormatan Etik IDI memecat sementara (selama setahun) dr Terawan sebagai anggota IDI.

Menurut surat berkop Pengurus Besar IDI, pemecatan terhadap dokter tentara yang kini menjabat sebagai Kepala RSPAD Gatot Subroto Jakarta itu terhitung sejak tanggal 26 Februari 2018.

Tidak hanya sejumlah tokoh besar yang angkat bicara. Beberapa orang yang pernah berobat ke dr Terawan Agus Putranto,  juga ikut komentar.

Berikut pengakuan @fitrioktarini yang ia tulis di instagramnya:

Hari ini ditelpon sejumlah kawan yang bertanya tentang pemecatan dokter terawan dari IDI. Mereka kirimkan ke saya juga surat surat dasar pemecatannya.

Saya awalnya khawatir apakah berkaitan dengan tekhnologi medis DSA nya yang mengakibatkan dia dipecat.. tapi ternyata bukan.

Tapi lebih karena alasan tidak hadir dalam sidang etik IDI. Legalah. Karena buat saya, dokter terawan macam jawaban dari doa suami saya dan doa saya mungkin juga doa anakanak saya.

Suami saya stroke sejak 8 tahun lalu. Stroke pertama penyumbatan di kanan dan kiri saraf komunikasi. Bicaranya agak terganggu. Seminggu kemudian dirawat di icu khusus stroke di rs. Kawasan karawaci.

Halaman
123
Editor: khamelia
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help