Home »

Lokal

Pipa Tower Tambang Rajuk Tewaskan Pekerja

Guna mengambil kandungan timah yang ada didalam bumi. Pipa tower mata rajuk yang berukuran panjang diposisikan ditengah ponton rajuk

Pipa Tower Tambang Rajuk Tewaskan Pekerja
istimewa
Kapolsek Gantung AKP Ricky Dwiraya Putra, Rabu (4/4) saat berada di Puskesmas Gantung untuk melakukan visum terhadap korban. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG, GANTUNG - Terdapat tiga unit Tambang Inkonvensional (TI) berjenis rajuk, Rabu (4/4) pukul 12.00 WIB yang beroperasi di Kolong Simpor, Desa Selingsing, Kecamatan Gantung, Belitung Timur (Beltim). 

Guna mengambil kandungan timah yang ada didalam bumi. Pipa tower mata rajuk yang berukuran sangat panjang diposisikan ditengah ponton rajuk dan berdiri tegah. Namun secara tiba-tiba pipa tower rajuk tersebut patah.

Lantas, menimpa seorang pekerja tambang, Fauzi (31) warga Jalan Batu Penyu, Kecamatan Gantung. Semula pipa tower itu mengenai kepala Fauzi, dan pekerja tambang lainnya langsung melarikan korban ke Puskesmas Gantung. Nahas saat berada diperjalanan, kondisi korban sudah tidak tertolong lagi alias meninggal dunia.

"Untuk korban nya meninggal dunia, dan ada orang empat waktu itu berada dilokasi itu," kata Kapolsek Gantung AKP Ricky Dwiraya Putra kepada Pos Belitung, Rabu (4/4).

Pipa ponton tersebut, diduga secara tiba - tiba patah dan menimpa kepala bagian kiri korban. Hentakan pipa tersebut, mengakibatkan kepala korban menjadi sobek dan mengeluarkan banyak darah.
Luka robek yang dialami korban, berukuran lebar sekitar lima sentimeter (cm) dan dalam sekitar tiga CM.

Korban juga mengalami luka dibagian pelipis kiri dan tembus ke tulang tengkorak kepala, serta mengalami lika tidak beraturan dibagian kepala lain dengan panjang sekitar 18 cm dan lebar lima cm, dan posisi tengkorak kepala terlihat.

Kata Ricky, sementara ini peristiwa itu merupakan bagian dari kecelakaan kerja dan terdapat kelalaian pada saat melakukan pekerjaan. Namun polisi kemarin, secara langsung sudah mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan.

Diketahui, lokasi penambangan timah dengan menggunakan sistem rajuk tersebut, berada dibagian tengah kolong simpor dengan posisi berada sekitar 70 meter dari daratan. Lokasi itu, merupakan area IUP milik PT Timah. 

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help