PosBelitung/

Pengemudi Ojek Online yang Kakinya Putus Ditabrak SPG Terima Kenyataan Pahit

Pengemudi ojek online (Ojol) yang kakinya putus usai ditabrak mobil BMW harus mengalami kenyataan pahit.

Pengemudi Ojek Online yang Kakinya Putus Ditabrak SPG Terima Kenyataan Pahit
(kiri) Pengemui ojek online terkapar ditabrak, dan (kanan) SPG cantik yang menabrak korban 

POSBELITUNG.CO- Mohammad Nur Irfan, pengemudi ojek online (Ojol) yang kakinya putus usai ditabrak mobil BMW, harus mengalami kenyataan pahit.

Dokter Adji Kurnianto, Humas RS Tarakan, Jakarta, mengatakan, sulit bagi tim dokter menyambung kembali kaki Nur Irfan.

Tim dokter bahkan memutuskan mengamputasinya untuk menghindari pembusukan luka.

"Tulang paha kiri patah, jadi itu kita lakukan operasi juga. Diamputasi di bawah lutut untuk membunuh jaringan bekas luka dan merapikan luka," kata Adji di RS Tarakan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (11/4/2018).

Hal ini membuat Nur harus memakai kaki palsu.

"Iya (tak bisa disambung), kalau sudah begini pastinya (pakai) kaki palsu. Proses pemasangan kaki palsu kalau pasien sudah sembuh total," ujarnya.

Lebih lanjut lagi, Adji mengatakan bahwa proses operasi dilakukan pada Senin (9/4/2018) lalu, saat terjadi kecelakaan maut di sekitar Jalan Hayam Wuruk, Harmoni, Jakarta Pusat.

"Langsung dioperasi hari itu juga, proses operasinya selama 2 sampai 3 jam," tuturnya.

Saat ini, kondisi Nur sudah berangsur membaik dan dirawat di ruang ICU. Nur juga sudah sadarkan diri dan tak diperbolehkan dikunjungi oleh banyak orang.

"Pasien sudah sadarkan diri. Saat ini ada di ICU. kakinya sudah diamputasi. Kondisinya sedang pemulihan. Tidak ada keluhan lain dari pasien," ujar Adji.

Halaman
1234
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help