Breaking News

Begini Kronologis Wajib Pajak yang Laporkan RA Oknum Pegawai Pajak KPP Pratama Bangka Kena OTT

OTT yang dilakukan Dit Krimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung terhadap oknum pegawai pajak bermula dari laporan wajib pajak yang merasa akan diperas.

Begini Kronologis Wajib Pajak yang Laporkan RA Oknum Pegawai Pajak KPP Pratama Bangka Kena OTT
bangkapos/deddy marjaya
Konfrensi pers OTT Pegawai Pajak Pratama Bangka oleh Ditkrimsus Polda Bangka Belitung Senin (16/4/2018). 

Laporan Wartawn Bangka Pos Deddy Marjaya

POSBELITUNG.CO --Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Dit Krimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung terhadap oknum pegawai kantro Pajak Pratama Bangka bermula dari laporan wajib pajak yang merasa akan diperas.

Awalnya si wajib pajak memiliki kewajiban membayar pajak negara atas perusahaannya sebesar Rp 700 juta.
RA (31) kemudian menghubungi siwajib pajak dan meminta uang Rp 50 juta.

RA kemudian menjanjikan tidak akan dilakukan penagihan terhadap siwajib pajak.

Hal ini disampaikan oleh Wadir Krimsus AKBP Indra K saat konfrensi pers Senin (16/4/2018).

"Jadi oknum pegawai pajak ini menghubungi wajib pajak dan meminta uang agar tidak dilakukan penagihan," kata AKBP Indra K.

Untuk wajib pajak yang melaporkan hal tersebut saat ini statusnya adalah saksi.

Kepolisian juga mmeberikan perlindunga terhadap pelapor tersebut dan identitasnya dirahasiakan demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kita lindungi dan identitasnya kita rahasiakan," kata AKBP Indra

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help