PosBelitung/
Home »

Lokal

Gapabel Sesalkan Pembalakan Pohon di HP Gunung Duren, Jenis Pohon yang Ditebang Termasuk Langkah

Ketua Gapabel menyesalkan adanya aksi pembalakan pohon secara liar. Terutama terhadap pohon meranti yang dinilai spesies nya langka

Gapabel Sesalkan Pembalakan Pohon di HP Gunung Duren, Jenis Pohon yang Ditebang Termasuk Langkah
Pos Belitung/Disa Aryandi
Pembalakan pohon meranti, Jumat (13/4) di kawasan HP Gunung Duren, Desa Lilangan, Kecamatan Gantung. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Ketua Gabungan pecinta alam Belitong (Gapabel) Pifin Heriyanto sangat menyesalkan adanya aksi pembalakan pohon secara liar dikawasan Hutan Produksi (HP) Gunung Duren, Desa Lilangan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur.

Terutama terhadap pohon meranti yang dinilai spesies nya langka dan hutan sangat jelas sebagai paru-paru dunia.

"Disitu ada sumber ekonomi, habitat flora dan fauna, pengendalian bencana, tempat penyimpanan air, dan fungsi nya untuk mengurangi polusi pencemaran udara. Seharusnya Pemerintah harus nya aktif melakukan pengawalan dan kontrol terhadap pemanfaatan hutan serta lahan dikawasan HP itu," kata Pifin kepada posbelitung.co, Senin (16/4/2018).

Meski, kata Pifin, kewenangan tersebut telah dilimpahkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov), seharusnya pemerintah daerah (Pemda) harus bisa bekerjasama dengan masyarakat. Sebab masyarakat adalah bagian mitra pengawasan hutan, agar tidak terdapat alasan lagi lemahnya pengawasan tersebut.

Mereka berharap, agar Gubernur dan aparat terkait, baik di Pemerintah Provinsi atau Kabupaten, untuk segera mengambil tindakan tegas dan memerintahkan aparat penegak hukum dalam menuntas permasalahan ini.

"Terkait untuk segera mengungkap pelaku penebangan liar, jangan sampai terkesan tidak peduli dengan hancurnya hutan di Belitung Timur. Jangan salahkan alam ketika mereka murka akibat kelakuan manusia serakah yang sudah tidak lagi perduli dengan alam dan lingkungan," bebernya.

# Pemurnian Pohon Meranti

Puluhan ribu hektar kawasan Gunung Duren, Desa Lilangan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) ternyata merupakan lokasi pemurnian hutan Meranti. Ada 800 hektar zona pemurnian hutan Meranti tersebut. Yang terpelihara hingga sekarang mencapai 350 hektar.

Untuk menempuh hutan pemurnian ini, dari Manggar harus menempuh jarak 46 kilometer (km). Sedangkan dari Jalan raya Desa Lilangan, jarak tempuh hanya sekitar 6,5 km. Pemurnian pohon meranti tersebut, telah berlangsung zaman Belanda dan sudah turun temurun.

Halaman
12
Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help