Advertorial

​Maras Tahun Desa Selat Nasik Meriah, Lestarikan Tradisi ke Generasi Muda

Prosesi penyambutan bak adat pernikahan. Tari Selamat Datang hingga berebut lawang pun disuguhkan panitia penyelenggara.

​Maras Tahun Desa Selat Nasik Meriah, Lestarikan Tradisi ke Generasi Muda
Pos Belitung/Suharli
Berebut lawang dalam penyambutan tamu undangan pada perayaan Maras Taun di Desa Selat Nasik 

POSBELITUNG.CO - Maras Tahun Desa Selat Nasik, Kecamatan Selat Nasik yang digelar, Minggu (15/4) berlangsung meriah. Acara yang juga dihadiri Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Abdul Fatah dan Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Karyadi Sahminan tersebut menampilkan berbagai atraksi kesenian daerah.

Kedatangan Wagub, Sekda serta pejabat lainnya disambut Camat Selat Nasik Febriansyah.

Prosesi penyambutan bak adat pernikahan. Tari Selamat Datang hingga berebut lawang pun disuguhkan panitia penyelenggara.

Sekda Karyadi Sahminan mewakili Pjs Bupati Belitung Sahirman Jumli dalam sambutannya mengatakan, momen seperti maras tahun merupakan pengenalan kepada generasi muda agar melestarikan adat dan budaya daerah.

“Saya berharap tradisi maras tahun dapat senantiasa dilakukan di tengah masyarakat yang heterogen,” ujarnya .

Di tengah zaman globalisasi seperti sekarang, lanjutnya, perlu pengenalan budaya sejak dini agar menghindari terjadinya percampuran budaya. Orangtua pun harus aktif agar generasi muda dapat menjaga dan menghargai budaya daerah.

“Maras tahun merupakan kegiatan sarat makna dan tradisi warisan nenek moyang yang perlu dijaga,” katanya.

Sementara Wagub Babel Abdul Fatah mengatakan, Bangka Belitung telah mampu menyejajarkan diri dengan provinsi lainnya. Hal tersebut didukung sumber daya manusia (SDM) juga tiga pilar utama pembangunan daerah yang berkembang pesat.

“Yang pertama sektor tambang, lalu sektor pariwisata, juga perikanan, dan kelautan,” katanya.

Menurut wagub, beberapa tahun sebelumnya ketika menghadiri maras taun di Selat Nasik, kondisinya belum seramai seperti sekarang. Artinya dari tahun ke tahun bertambah ramai.

“Istimewanya adalah yang datang bukan hanya masyarakat Selat Nasik tapi juga masyarakat yang datang dari luar Pulau Selat Nasik,” ujarnya.

Setelah sambutan, rangkaian acara dilanjutkan pembacaan doa yang dipimpin dukun kampong setempat. Kemudian pemotongan lepat gede.

Wagub Abdul Fatah memotong bagian tengah lepat sepanjang 150 sentimeter serta lebar 50 sentimeter tersebut. Karyadi pun tak ketinggalan memotong di sisi kiri lepat berukuran besar itu. Tak ketinggalan Camat Selat Nasik juga memotong lepat di sisi kanan wagub.

Selepas memotong lepat gede, para tamu pun dijamu makan dulang. Sembari menikmati makanan, para tamu juga disuguhkan nyanyian serta kesenian lainnya. 

LEPAT GEDE—Sekda Pemkab Belitung Karyadi Sahminan melakukan pemotongan lepat gede pada perayaan puncak Maras Taun di Kecamatan Selatnasik, Minggu (15/4).
LEPAT GEDE—Sekda Pemkab Belitung Karyadi Sahminan melakukan pemotongan lepat gede pada perayaan puncak Maras Taun di Kecamatan Selatnasik, Minggu (15/4). (Pos Belitung/Suharli)
Berebut lawang dalam penyambutan tamu undangan.
Berebut lawang dalam penyambutan tamu undangan. (Pos Belitung/Suharli)
Tarian Lesung Panjang
Tarian Lesung Panjang (Pos Belitung/Suharli)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help