Meski Keluarkan Pistol dan Ngaku Polisi, Pria Ini Jadi Korban Kebrutalan Kelompok Preman

Meski sudah menunjukkan identitas diri sebagai polisi, sejumlah preman ini tak mau diam dan nekat lakukan ini

Meski Keluarkan Pistol dan Ngaku Polisi, Pria Ini Jadi Korban Kebrutalan Kelompok Preman
net
Polisi yang dikeroyok preman 

POSBELITUNG.CO -

Meski sudah memperlihatkan senjata api, anggota Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Bripka Eric Tambunan nyaris tewas dihajar kelompok preman di kawasan Kampung Kubur, Medan Petisah.

Beruntung, Eric bisa menyelamatkan diri dengan cara melompat ke sungai Babura.

Namun, saat diselamatkan warga, kondisi pria bertubuh tinggi tegap ini cukup mengenaskan.

"Bagian kepala ET robek. Sekujur tubuhnya luka-luka akibat dianiaya para pelaku," kata Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak, Minggu (15/4).

Maringan mengatakan, aksi penganiayaan ini terjadi pada Sabtu (14/4) sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelum kejadian, sambung Maringan, anggotanya itu dihubungi oleh wanita bernama Rita, yang merupakan teman dari pacar Eric bernama Diana.

"Setelah ditelpon, ET datang ke rumah Rita. Kebetulan rumah Rita itu berdekatan dengan rumah pacarnya," ungkap Maringan.

Mengetahui Eric ada di rumah Rita, salah satu tersangka bernama Ayub kemudian memanggil rekan-rekannya. Ayub dan keempat rekannya ini sebelumnya pernah terlibat cekcok dengan Eric seminggu lalu di lokasi hiburan malam New Zone Jalan Wajir.

"Ketika ET dianiaya, dia sempat melawan dan menunjukkan senjata apinya. Tindakan itu dilakukan karena ET ingin menjelaskan bahwa dirinya adalah anggota Polri," terang Maringan.

Meski sudah menunjukkan pistol, para pelaku tetap menghajar Eric dengan stik baseball besi, botol minuman, dan benda tumpul lainnya.

Halaman
12
Editor: edy yusmanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help