Begini Kondisi Kedua Pasien Tersengat Listrik

Dua orang mengalami sengatan listrik ketika sedang bekerja di sekitar bandara depati amir lama, jalan Soekarno hatta. Akbar (17) dan Pujianto (19)

Begini Kondisi Kedua Pasien Tersengat Listrik
Bangkapos/irakurniati
Kedua pasien yang dirawat di ruang luka bakar, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati hamzah Pangkalpinang 

Laporan wartawan Bangkapos, Ira Kurniati

POSBELITUNG.CO  - Dua remaja laki-laki ini terbujur ditempat tidur yang berada di ruang luka bakar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang. Pasalnya kemarin (16/4) keduanya mengalami sengatan listrik ketika sedang bekerja di sekitar bandara depati amir lama, jalan Soekarno hatta. Akbar (17) dan Pujianto (19) warga Kabupaten Bangka selatan ini mengalami luka bakar dibeberapa bagian tubuhnya, seperti tangan, kaki, perut dan sekitar bagian kemaluan.

Dokter spesialis bedah RSUD Depati hamzah Pangkalpinang, Redmal Sitorus mengatakan kondisi luka bakar yang dialami kedua pasien sudah masuk pada grade empat, yang artinya luka tersebut sudah sampai ketulang.

Kedua pasien yang dirawat di ruang luka bakar, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
Kedua pasien yang dirawat di ruang luka bakar, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) (Bangkapos/irakurniati)

"Sudah membaik, tapi kedepannya karena ini luka listrik keliatannya kecil tapi efeknya besar." jelas Redmal, Selasa (17/4).

Selanjutnya ia menjelaskan pada lima hari pertama pasien, luka bakar tersebut bisa berefek kesemua tubuh. Kemungkinan terjadi kompartemen sindrom atau tinggi tekanan pada pembuluh darah. Sehingga jika pembuluh darah mati, maka organ yang lain pun akan mati. Selain itu bisa berefek kejantung, shock karena kekurangan cairan. Namun hal tersebut sudah diatasi.

Kemudian pada lima hari kedua, terjadi infeksi yang menyebabkan tangan bengkak dan bisa berefek pada gagal ginjal. Sebab otot-otot yang terkena aliran listrik hancur dan dibuang melalui aliran darah ke ginjal.

Redmal berharap pasien ini bisa dirujuk kepusat yang memiliki penanganan expert. Untuk saat ini kondisi Akbar dan Pujianto sudah membaik. Keduanya dalam kondisi sadar dan sudah bisa makan.

Namun menurut Redmal, penanganan yang terpenting yaitu permasalahan psikologis pasien. Keduanya kemungkinan akan dirawat dalam hitungan bulan, mengingat kondisi luka bakar yang butuh penanganan lebih lanjut.

"Untuk penyelamatan nyawanya sudah diatasi. Seperti penanganan jalan nafasnya. Yang harus dipikirkan itu bagaimana masalah mentalnya setelah ini." tutupnya.

--

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help