Kulat Pelawan Sebuah Perjalanan dari Eropa Kembali ke Bangka

Dengan mengemban visi tersebut Master Chef Desi memberanikan diri untuk mengikuti Indonesian Food Promotion tahun 2014 di Benua Biru Eropa.

Kulat Pelawan Sebuah Perjalanan dari Eropa Kembali ke Bangka
(ist/novilla boutique resort)
General Manager Novilla Boutique Resort Sungailiat Yohannes Christianto bersama Master Chef Indonesia Season 2, Desi Trisnawati menyajikan masakan Kulat Pelawan di Novilla Boutique Resort.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

POSBELITUNG.CO--Setelah memenangkan ajang kompetisi kuliner paling bergengsi Master Chef Indonesia Season 2 tahun 2012 Desi Trisnawati bergerak untuk lebih mengangkat kuliner khas tanah kelahirannya di Bangka.

Dengan mengemban visi tersebut Master Chef Desi memberanikan diri untuk mengikuti Indonesian Food Promotion tahun 2014 di Benua Biru Eropa.

Kulat pelawan
Kulat pelawan ((ist/novilla boutique resort))

"Keberadaan Kulat Pelawan yang langka dan sulit ditemukan itulah yang menjadi dasar Sang Master Chef Desi untuk membawa panganan jenis jamur tersebut dalam acara Indonesia Food Promotion 2014 di Eropa," ungkap General Manager Novilla Boutique Resort Sungailiat Yohannes Christianto kepada grup posbelitung.co, Selasa (8/5/2018) di Hans Restoran Novilla Boutique Resort.

Menurutnya hidangan Kulat Pelawan ini merupakan resep hasil karya Master Chef Desi sendiri yang didasari kecintaannya kepada kearifan lokal bangka yang bisa dijadikan komoditi, bukan hanya untuk Novilla B.outique Resort sendiri tetapi juga untuk Bangka secara umum.

"Persamaan dan kegiatan Sungailiat Triathlon 2018 baru-baru ini kami menampilkan dengan Kulat Pelawan tersebut bagi hampir sebagian peserta triathlon yang menginap di tempat kami. Kami mendapatkan respon yang sangat positif bahkan ada beberapa atlet triathlon yang berasal dari Perancis, Australia, Filipina dan Inggris yang minta tambah lagi," ungkap pria yang akrab disapa Chris ini.

Berbekal pengalaman yang mumpuni itulah maka pria kelahiran Jakarta yang sudah melanglang buana di bisnis perhotelan selama 28 tahun yang baru saja bergabung di Novilla Boutique Resort awal April 2018 ini, berniat untuk mengembangkan resort tersebut sebagai boutique resort yang bertemakan kuliner.

"Sejalan dengan visi dan di hotel kami yaitu menjadikan hotel pilihan yang memberikan nilai positif kepada pelanggan maupun karyawan, juga berperan aktif dalam membangun sumber daya manusia di sekelilingnya, maka kami telah menyiapkan sebuah konsep dimana para tamu hotel maupun masyarakat umum yang datang ke hotel kami bukan hanya bisa menikmati liburan bersama keluarga, tetapi juga bisa mempelajari teknik teknik membuat masakan yang beraneka ragam," tegas Chris yang saat ini dipercaya mengelola Novilla Boutique Resort yang memiliki 95 kamar dengan berbagai tipe serta fasilitas-fasilitas resort yang sangat menarik di Sungailiat.

Untuk itu pihaknya telah menyiapkan sebuah rancangan program yang isinya peningkatan pengetahuan tentang pengolahan makanan baik lokal nusantara maupun mancanegara.

"Kami akan melibatkan Master Chef Desi untuk hadir memberikan demonstrasi memasak. Selain itu kami juga telah mempersiapkan beberapa pelatihan seperti table manner dan beberapa materi yang berhubungan dengan pelayanan dasar perhotelan sehingga masyarakat Sungailiat dan Bangka pada umumnya bisa memperoleh tambahan pengetahuan melalui program-program tersebut," kata Chris.

General Manager Novilla Boutique Resort Sungailiat Yohannes Christianto bersama Master Chef Indonesia Season 2, Desi Trisnawati menyajikan masakan Kulat Pelawan di  Novilla Boutique Resort.
General Manager Novilla Boutique Resort Sungailiat Yohannes Christianto bersama Master Chef Indonesia Season 2, Desi Trisnawati menyajikan masakan Kulat Pelawan di Novilla Boutique Resort. ((ist/novilla boutique resort))
Penulis: nurhayati
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved