Susu Kental Manis Bisa Memicu Obesitas dan Diabetes

Fakta yang sering orang salah kaprah, susu kental manis (SKM) sebetulnya bukan susu namun merupakan minuman yang terbuat dari gula dan susu.

Susu Kental Manis Bisa Memicu Obesitas dan Diabetes
Tribun pontianak
Susu kental manis 

POSBELITUNG.CO--Fakta yang sering orang salah kaprah, susu kental manis (SKM) sebetulnya bukan susu namun merupakan minuman yang terbuat dari gula dan susu. 

Maka dari itu, tentu bila mengonsumsi SKM secara berlebihan akan meningkatkan risiko diabetes dan obesitas pada anak-anak. 

Hal tersebut disebabkan karena kadar gula yang tinggi di dalam SKM. 

"Sebagai sumber energi iya, tetapi sangat tidak baik apabila energi anak bersumber dari gula," kata Dr.Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, dosen Gizi Poltekkes Kementerian Kesehatan Jakarta, kepada Kompas.com. 

"Tubuh punya toleransi tertentu dan penelitian menjelaskan, konsumsi gula lebih dari 10% energi total akan berisiko penurunan sensitivitas insulin yang kemudian memicu hiperglikemia (kadar gula darah lebih tinggi dari batas normal) dan memicu risiko diabetes," tambah Rita. 

Indonesia saat ini berada di urutan ke-4 di dunia yang penduduknya paling banyak terkena diabetes, kata Rita. 

Pada piramida gizi seimbang, susu masuk dalam kelompok bahan makanan sumber protein. 

Kandungan 8 gram protein setara dengan satu porsi telur, daging, ikan dan tempe. 

"Harusnya susu itu bisa memberi protein lebih kurang 8 gram, kalsium sekitar 250 gram. Dan gula yang boleh untuk anak menurut piramida gizi seimbang sekitar satu sampai 2 sendok makan atau setara dengan 26 gram," kata Rita. 

"Jika kemudian seorang anak minum susu dari susu kental manis sebanyak dua gelas per hari, seperti anjuran gizi seimbang, maka asupan gulanya sangat melebihi dari pembagian makan sehari yang seimbang untuk anak, ini saya sayangkan sekali," kata Rita. 

Halaman
12
Editor: khamelia
Sumber: Tabloidnova.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help