TNI Tidak Akan Bertindak Sewenang-wenang Saat Berantas Terorisme

TNI, kata Wiranto, memiliki protap, sehingga tidak perlu ditakutkan akan ada kejadian seperti yang dilakukan di masa lalu.

TNI Tidak Akan Bertindak Sewenang-wenang Saat Berantas Terorisme
henry lopulalan/henry lopulalan
Wiranto. 

POSBELITUNG.CO - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto meminta masyarakat tidak perlu khawatir TNI bakal bertindak sewenang-wenang, ketika diberikan kewenangan dalam memberantas terorisme.

TNI, kata Wiranto, memiliki protap, sehingga tidak perlu ditakutkan akan ada kejadian seperti yang dilakukan di masa lalu.

"Tidak usah takut, TNI tidak akan lakukan cara seperti dulu. Saya jamin, tidak ada lagi yang seperti itu," ujar Wiranto di rumah dinasnya, Jakarta, Senin (14/5/2018).

Wiranto mengatakan, teroris saat ini sudah bergerak total, maka harus dihadapi juga secara total, tidak setengah-setengah. Sehingga, dinilai perlu adanya keterlibatan TNI.

Angkatan bersenjata, tuturnya, tidak boleh bergerak yang tidak lazim dan merasa superior serta merugikan masyarakat. Jelas Wiranto, pelibatan akan memakai aturan tertentu.

"TNI tidak boleh bergerak yang tidak lazim. Ada aturan yang akan diterapkan," katanya.

RUU Terorisme yang sudah dibahas dua tahun belakangan, belum bisa diketok karena masih ada diskusi mengenai definisi terorisme dan pelibatan TNI.

Beberapa fraksi menentang keras keterlibatan TNI dan meminta hanya pihak kepolisian yang berwenang, karena berada di ranah penegakan hukum.

Yang lainnya menganggap TNI memiliki kewenangan untuk menanggulangi masalah terorisme berdasar pasal 7 UU No 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, yang menjelaskan penanggulangan terorisme oleh TNI di luar operasi militer melalui Keputusan Presiden. (Amriyono Prakoso)

Editor: edy yusmanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help