Fenomena Rumah Makan Hantu Hanya Kaki yang Terlihat Ustadz Abdul Somad Minta Baca Ayat Kursi

Ustadz Abdul Somad menyindir umat muslim yang tidak berpuasa saat Bulan Ramadan. Mereka secara diam-diam mendatangi

Fenomena Rumah Makan Hantu Hanya Kaki yang Terlihat Ustadz Abdul Somad Minta Baca Ayat Kursi
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Ustadz Abdul Somad memberikan tausiyah pada acara dialog kesehatan dengan tema 'Dukung Imunisasi dan Istihaah Kesehatan Haji' kepada para pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau di Aula Dinkes Riau, Pekanbaru, Jumat (16/3/2018). 

POSBELITUNG.CO -- Ustadz Abdul Somad menyindir umat muslim yang tidak berpuasa saat Bulan Ramadan.

Mereka secara diam-diam mendatangi warung bertabir.

Ustadz sejuta viewers ini menyebutnya sebagai rumah makan hantu.

Sebutan itu lantaran pengunjung warung bertabir tidak terlihat kepalanya.

Pengunjung rumah makan hantu hanya terlihat kakinya.

Ia menyebut rumah makan itu bakal bermunculan selama Ramadan.

"Jadi waktu bulan puasa ada rumah makan hantu. Sebab kepalanya tertutup tapi kaki nampak, kalau di Dumai semoga tak ada rumah makan hantu," ujarnya dalam Tabligh Akbar menyambut Ramadan 1439 H di Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Minggu (13/5/2018) malam dikutip Tribundumai.com.

Baca: Dua Pelaku Penyerangan Polda Riau Masih Tergeletak, Satu Polisi dan Satu Wartawan Jadi Korban

Ia menyebut bila di jalan menemukan warung bertabir segeralah membacakan ayat kursi.

"Biar hantunya terbakar bacakan ayat kursi lalu hembuskan," ulasnya yang disambut tawa jemaah yang memadati kawasan tersebut.

Menurutnya, ada yang senang hati dengan kedatangan Ramadan.

Mereka lantas berkata Marhaban ya Ramadan.

Baca: Begini Komentar Abu Bakar Baasyir Soal Bom di Surabaya dan Sidoarjo Melibatkan Oknum Intelijen

Mereka ini gembira karena ingin menghidupkan malam Ramadan dengan shalat tarawih dan shalat tahajud.

Ada juga yang berat menyambut Ramadan karena terbayang tidak bisa makan siang.

Rumah makan juga tutup.

Orang yang tidak senang dengan datangnya Ramadan harus banyak beristighfar karena hatinya adanya penyakit.

"Jadi marilah kita sambut Ramadan, Marhaban Ya Ramadan," ajaknya kepada umat muslim di Kota Dumai. (*)

Editor: ismed
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help