Jadi Satu-satunya Sandera Napi Mako Brimob yang Selamat, Bripka Iwan: Teman Minta Langsung Ditembak

Iwan mengaku mempunyai kesempatan 99 persen mati dan hanya 1 persen hidup dalam kondisi yang snagat mencekam itu.

POSBELITUNG.CO  - Bripka Iwan Sarjana, sandera napiter Mako Brimob yang selamat, memberi kesaksian.

Satu-satunya Anggota Densus 88 yang selamat itu masih jalani perawatan di RS, seperti diberitakan TribunJakarta.com.

Terlihat matanya masih diperban dalam video unggahan saluran Youtube Indonesia Lawyers Club tvOne, Selasa (15/5/2018).

Ia menceritakan matanya ditutup sehingga tak bisa melihat.

Kaki dan tangannya juga diikat sehingga tak bisa bergerak.

"Paling yang saya dengar saya disandera, ditutup mata saya jadi tidak bisa melihat dan bergerak karena kaki dan tangan diikat," ujar Bripka Iwan.

Seorang teroris, yang tak ia ketahui siapa, kemudian berkata padanya, bahwa teman Iwan yang masih muda tak mau diinterogasi lalu minta ditembak.

"Saya hanya mendengar salah satu teroris mengatakan di situ ada temanmu, adikmu yang masih muda itu saya interogasi tidak mau langsung saya eksekusi, dia minta langsung ditembak saja daripada saya diinterogasi," jelas Bripka Iwan.

Iwan mengaku mempunyai kesempatan 99 persen mati dan hanya 1 persen hidup dalam kondisi yang snagat mencekam itu.

Kesempatan yang hanya sebesar 1 persen itu pun ternyata diberikan Allah padanya.

Halaman
12
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help