Pengakuan WNI Eks Simpatisan ISIS, Dimabuk Asmara hingga Sadari Perempuan Dianggap 'Pabrik Anak'

Seorang wanita eks simpatisan ISIS, Nurshadrina Khaira Dhania (20) mengamini hal itu dan membeberkan pengalamannya.

Pengakuan WNI Eks Simpatisan ISIS, Dimabuk Asmara hingga Sadari Perempuan Dianggap 'Pabrik Anak'
WNI Eks Simpatisan ISIS, Nurshadrina 

POSBELITUNG.CO  - Bom bunuh diri di tiga Gereja di Surabaya masih menjadi sorotan publik.

Ledakan tersebut mengundang beragam persepsi masyarakat.

Dikutip dari Tribun Jatim, adik kandung Amrozi sekaligus eks anggota teroris dari kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF), Ali Fauzi berpendapat bahwa kelompok di Surabaya berafiliasi dengan Islamic State of Iraq ad Syria (ISIS).

Diketahui, ISIS merupakan gerakan radikalisme yang masih mencoba merongrong keutuhan NKRI.

Sudah banyak WNI yang terbuai akan iming-iming yang diberikan ISIS.

Dalam talkshow 'Rosi' di Kompas TV, seorang wanita eks simpatisan ISIS, Nurshadrina Khaira Dhania (20) mengamini hal itu dan membeberkan pengalamannya.

Nurshadrina bercerita, mulanya ia tergiur dengan ajakan pamannya, Djoko Wiwoho yang juga simpatisan ISIS.

Rasa penasaran besar membuat Nurshadrina mencari tahu soal ISIS.

Ketika melihat video pengakuan simpatisan ISIS, keinginan Nurshadrina untuk berhijrah semakin besar.

Dalam video tersebut Nurshadrina melihat bahwa kesejahteraan simpatisan dijamin sepenuhnya oleh ISIS.

Halaman
123
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help