Home »

Lokal

Soal Mercon dan Rumah Makan Selama Puasa, Begini Keputusan Rapat Forkominda

"Harapannya pertemuan ini bisa menghasilakan kesepakatan di antara pihak-pihak, tujan akhirnya agar ibadah menjadi lancar,"

Soal Mercon dan Rumah Makan Selama Puasa, Begini Keputusan Rapat Forkominda
Bangkapos/Nordin
Rapat Forum komunikasi Daerah Bangka Barat di Kantor Bupati setempat, Kamis (17/5). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

POSBELITUNG.COM, BANGKA -- Mercon dan alat-alat yang mengeluarkan suara termasuk permainan bedil dilarang dibunyikan saat umat muslim menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan.

Keputusan tersebut disepakati saat pertemuan Rapat Forum Komunikasi Daerah Bangka Barat yang dihadiri Sekda Yunan Hilmi, Kabag Ops Polres Babar, Satpol PP, MUI, Dandim, Camat, pelaku usaha serta tamu dan undangan lainnya, Kamis (17/5).

Rapat yang dilaksanakan di gedung Bupati Bangka Barat ini menghasilkan beberapa kesepakatan, diantaranya pelarangan mercon atau petasan saat umat muslim beribadah, rumah makan ditutup sebagian tempatnya, juga melarang pedagang musiman berjualan di trotoar dan badan jalan.

"Maaf atas keterlambatan gelar rapat ini, tapi mumpung masih pertama puasa dan pertemuan ini sangat baik agar tidak terjadi kesalah pahaman diantara pelaku usaha dan pihak terkait serta umat muslim yang menjalankan ibadah lebih khusuk," terang kepala Sat Pol PP Kabupaten Bangka Barat Sidarta gautama, Kamis (17/5).

Sementara Sekda Bangka Barat Yunan Hilmi menyampaikan, kegiatan ini sangat perlu dilakukan, tujuannya agar umat muslim menjalankan ibadahnya dengan khusuk dan damai.

"Harapannya pertemuan ini bisa menghasilakan kesepakatan di antara pihak-pihak, tujan akhirnya agar ibadah menjadi lancar," ungkap Yunan.

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help