Lokasi Ini Disebut Komplek Makam Teroris, Ada 17 Jenazah Teroris Dimakamkan, Begini Penampakannya

Pemakaman di kawasan ini merupakan sebagai pilihan terakhir karena para jenazah teroris ini tak diterima di pemakaman manapun.

Lokasi Ini Disebut Komplek Makam Teroris, Ada 17 Jenazah Teroris Dimakamkan, Begini Penampakannya
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Warga menggali kubur untuk 7 mayat pelaku serangan bom bunuh diri di Surabaya. Tujuh mayat ini dikubur di Sidoarjo dalam 3 liang lahat, Minggu (20/5/2018) 

POSBELITUNG.CO  --  Komplek pemakaman di salah satu kawasan Sidoarjo terkenal sebagai makam teroris.

Nama ini pun diberikan para warga sekitar karena saking banyaknya teroris yang dikubur di tempat ini.

Kompleks makam ini berada di antara Makam Umum Kelurahan Pucang dengan Kantor Dinas Kesehatan Sidoarjo.

 

//

Total telah ada sekitar 17 jenazah terduga teroris yang dimakamkan di komplek ini.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Dinas Sosial Sidoarjo.

"Iya, totalnya sekarang ada 17 jenazah terduga teroris yang dimakamkan di tempat ini," kata Wiyono, Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Dinsos Sidoarjo.

 

Pemakaman pertama, ada tiga jenazah pada Jumat (18/5) lalu.

Yakni Anton Ferdiantono, istrinya bernama Sari Puspitasari, dan anak mereka HAR. Semua tewas dalam ledakan di Rusun Wonocolo, Taman, Sidoarjo.

Makam terduga teroris di Sidoarjo dan keluarganya yang tewas dalam ledakan di Rusun Wonocolo, Sidoarjo, beberapa waktu lalu, Jumat (18/5/2018)
Makam terduga teroris di Sidoarjo dan keluarganya yang tewas dalam ledakan di Rusun Wonocolo, Sidoarjo, beberapa waktu lalu, Jumat (18/5/2018) (Surya/M Taufik)

Kemudian pada Minggu (20/5/2018) ada tujuh jenazah yang dimakamkan di tiga liang lahat.

Pertama adalah Moh Dari Satria (Putra pelaku bom di Polrestabes Surabaya Tri Murtiono), Fadhila Sari dan Famela Rizqita (keduanya anak dari Dita Supriyanto, pelaku bom bunuh diri GKI di Jalan Diponegoro Surabaya).

 

Kemudian di makam kedua ada Puji Kuswati (istri Dita Supriyanto), dan Moh Dafa Amin (putra Tri Murtiono).

Sementara di liang lahat ketiga, dimakamkan Tri Murtiono dan Tri Ernawati, suami istri yang tewas dalam aksi bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya.

m
Warga menggali kubur untuk 7 mayat pelaku serangan bom bunuh diri di Surabaya. Tujuh mayat ini dikubur di Sidoarjo dalam 3 liang lahat, Minggu (20/5/2018)

Berikutnya pada Senin (21/5/2018) ada empat jenazah dimakamkan dalam dua liang lahat.

Pertama ada jenazah Hari Sudarwanto, terduga teroris asal Singosari Malang yang ditembak mati dalam penangkapan di kawasan Kwadengan, Kelurahan Lemahputro, Kecamatan Kota, Sidoarjo.

pemakaman teroris
pemakaman teroris ()

 

Di liang satunya ada tiga, yakni jenazah Budi Satrio (terduga teroris yang ditembak mati di Perum Puri Maharani di kawasan Sukodono, Sidoarjo), Ilham Fauzan (terduga teroris yang ditembak mati saat mengantarkan bahan peledak ke kawasan Urangagung, Kecamatan Kota, Sidoarjo), dan jenazah Dedi Sulistiantono (terduga teroris yang tewas dalam penangkapan di Manukan Surabaya).

Dua perempuan duduk bersimpuh di atas makam terduga teroris yang baru dimakamkan di tempat pemakaman umum di jalan Mayjend Sungono Sidoarjo, Senin (21/5/2018)

Dua perempuan duduk bersimpuh di atas makam terduga teroris yang baru dimakamkan di tempat pemakaman umum di jalan Mayjend Sungono Sidoarjo, Senin (21/5/2018) (surya/m taufik)Kemudian, di hari Kamis (24/5/2018) yang lalu, jenazah 3 bomber gereja Surabaya juga dimakamkan di komplek ini.

Mereka adalah Dita Oepriyanto pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jl Arjuno, YF (18) dan FH (16) yang tewas dalam bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jl Ngagel, Surabaya.

pemakaman Dita Oepriyanto
pemakaman Dita Oepriyanto dan dua anaknya (Surya Malang)

Jenazah Dita dimakamkan dalam satu liang lahat, sendirian.

Sementara dua anaknya, dikubur di satu liang lahat yang berada di sebelah utara makam Dita.

 

Pemakaman di kawasan ini merupakan sebagai pilihan terakhir karena para jenazah teroris ini tak diterima di pemakaman manapun.

Warga menolak para jenazah teroris ini dimakamkan di kompleknya.

Seperti diketahui, jenazah keluarga Dita Oepriyanto sempat ditolak untuk dimakamkan di Banyuwangi dan Surabaya.

 

 
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help