Renata Kusmanto Sebut Fachri Albar Menyesal Pakai Narkoba, Ini Alasannya

Aktor Fachri Albar (36) dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman sembilan bulan menjalani rehabilitasi

Renata Kusmanto Sebut Fachri Albar Menyesal Pakai Narkoba, Ini Alasannya
TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA
Fachri Albar dan Renata Kusmanto saat sedang berbicara dengan kuasa hukumnya Sandi Arifin di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018). 

POSBELITUNG.CO  - Aktor Fachri Albar (36) dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman sembilan bulan menjalani rehabilitasi, di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.

Hal itu dikarenakan Fachri dinyatakan dirinya Secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahguna narkotika golongan satu bagi diri sendiri dan menerima penyerahan psikotropika.

Sang istri, Renata Kusmanto mengungkapkan bahwa tuntutan yang diterima suaminya, cukup memuaskan dan sesuai keinginannya serta Fachri.

"Ya mungkin itu yang terbaik sih. Ya tapi kita tetap mau mengajukan pembelaan sih. Intinya, kami lumayan puas deh. Ya apapun itu saya bersyukur aja sih. Mungkin itu yang terbaik, cuman ya tetep dari kita mau coba pembelaan," kata Renata Kusmanto usai persidangan Fachri Albar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018).

Terdakwa Fachri Albar didampingi istrinya, Renata Kusmanto bersiap menjalani persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018). Jaksa penuntut umum dalam sidang tersebut menuntut Fachri Albar dengan pidana penjara selama 9 bulan terkait penyalahgunaan narkotika.
Terdakwa Fachri Albar didampingi istrinya, Renata Kusmanto bersiap menjalani persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018). Jaksa penuntut umum dalam sidang tersebut menuntut Fachri Albar dengan pidana penjara selama 9 bulan terkait penyalahgunaan narkotika. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

 Kepuasan Renata dikarenakan anak dari rocker gaek Ahmad Albar itu mengaku kepadanya menyesal telah mengkonsumsi narkotika dan psikotropika.

"Pasti ada sih (penyesalan). Apalagi kalau lihat anak-anaknya pasti dia menyesal banget," ucapnya.

Lanjut Renata, karena mengajukan pembelaan atau pledoi, dikarenakan ia menilai Fachri menginginkan bebas secepat mungkin karena berat dan merindukan anak-anaknya.

"Pastinya berat sih. Mau berapapun hukumannya pastinya berat jika melihat anak-anaknya," ujar Renata Kusmanto.

Diberitakan sebelumnya, Fachri Albar ditangkap karena diduga melakukan penyalahgunaan narkotika di kediamannya, di Serenia Hills, Cirendeu, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018) sekitar pukul 07.00 WIB.

Fachri ditangkap oleh Satuan tugas (satgas) Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan. Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti 1 paket sabu, 2 papan dumolid, alat hisap sabu (cangklong), korek, dan puntungan ganja.

Polres Jaksel melakukan pemeriksaan kepada Fachri ke medis untuk assesmen. Hasilnya Fachri dinyatakan sebagai korban kejahatan narkoba, sehingga ia direhabilitasi ke RSKO, Cibubur, Jakarta Timur.

Berkas Fachri dinyatakan lengkap, perkaranya diberikan nomor oleh kejaksaan dengan nomor perkara 500/pid.Sus/2018.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved