Membunuh Cicak Dapat Pahala, Ini Hadis dan Kisahnya

Jika semut berpihak pada Nabi Ibrahim AS maka cicak malah berpihak kepada sang raja, Namrud Ibn Kan’an.

Membunuh Cicak Dapat Pahala, Ini Hadis dan Kisahnya
Mynewshub.cc
Cicak 

POSBELITUNG.CO - Mendengar nama hewan satu ini tentu sangat tidak asing.

Cicak adalah jenis binatang melata yang sangat legendaris dalam sejarah agama Islam.

Reptil merayap berkaki empat yang sering terlihat berkeliaran di dinding dan langit – langit rumah ini termasuk ke dalam binatang terkutuk hingga akhir zaman. 

Seperti dikutip dalamislam.com, hal ini dikarenakan cicak disebut – sebut sebagai binatang perantara setan yang memusuhi dakwah.

Kisah cicak dalam sejarah pekembangan Islam yang legendaris ini terjadi, saat Nabi Ibrahim AS dilempar hidup-hidup ke dalam kobaran api yang telah disiapkan oleh Namrud Ibn Kan’an

Namrud adalah seorang raja yang pertama kali mengaku sebagai Tuhan dari kerajaan Babilonia, atau yang sekarang dikenal dengan Negara Irak

Dalam peristiwa ini dikisahkan terdapat dua ekor binatang yang turut berperan, yakni semut dan cicak.

Jika semut berpihak pada Nabi Ibrahim AS maka cicak malah berpihak kepada sang raja, Namrud Ibn Kan’an.

Dalam cerita itu semut dengan susah payah berlari-lari membawa butiran-butiran air yang ada di mulutnya untuk memadamkan kobaran api yang membakar tubuh Nabi Ibrahim AS.

Kemudian seekor burung berkata mewakili keheranan semua binatang yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Halaman
1234
Editor: edy yusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help