Tak Beranjak dari Warnet, Pemuda Pangkalpinang Ternyata Meninggal

Pegawai warnet bernama Karina curiga melihat Ad duduk di kursi tanpa berpindah-pindah tempat

Tak Beranjak dari Warnet, Pemuda Pangkalpinang Ternyata Meninggal
BANGKAPOS/DEDY QURNIAWAN
Suasana warnet Ayoung Net 1 di Jalan Pahlawan 12, Pangkalpinang, Jumat (8/6/2018) malam. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.CO - Ad (23), seorang pemuda warga Jalan Kamboja, Kacang Pedang, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sebuah warung internet (warnet) Ayoung Net 1, Jalan Pahlawan 12, tak jauh dari simpang Gandaria, Jumat (8/6) petang tadi. Berdasarkan informasi yang dihimpun Bangka Pos, kejadian ini bermula saat pegawai warnet bernama Karina curiga melihat Ad duduk di kursi tanpa berpindah-pindah tempat.

Baca: Bangga! Indonesia Terpilih Menjadi Anggota Dewan Keamanan PBB

Ia kemudian menyuruh pegawai lainnya yang bertugas pada shift malam untuk mengecek pemuda yang disebut memang biasa bermain dan tidur di warnet tersebut. Setelah dicek, Ad ternyata sudah meninggal. Kejadian ini langsung pegawai warnet dilaporkan kepada Sobirin warga yang tinggal di sebelah warnet Ayoung.

Petugas kepolisian sedang memeriksa jasad Ad
Petugas kepolisian sedang memeriksa jasad Ad (Istimewa)

Pantauan Bangka Pos di lokasi Jumat (8/6) malam, tampak warnet Ayoung tutup dan sudah dipasangi garis polisi. Pemilik warnet juga tak terlihat berada di tempat. Warga sekitar membenarkan adanya kejadian tersebut namun enggan mengomentarinya lebih jauh kepada wartawan.

Baca: Kalau Punya Teman dari 5 Zodiak Ini, Dijamin Hidupmu Bakal Ramai dan Ceria

Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Raspandi mewakili Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono Septana membenarkan adanya kejadian ini.

"Menurut keterangan orangtua korban, korban mengidap penyakit gondok dalam atau kelenjar bening di tenggorokan dan korban sudah tiga hari tidak pulang ke rumah," kata Raspandi.

Baca: Ketagihan Game Mobile Legends, Wanita Rasakan Akibatnya dalam Kondisi Mengerikan

Orangtua korban tidak bersedia Ad dibawa ke rumah sakit guna diautopsi. Selanjutnya, korban dibawa ke kediamannya.

"Keputusan orangtua korban, (Ad) akan dikebumikan besok pagi (hari ini-red)," ujarnya. 

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved