500 Lampu Pelita Hiasi Desa Mayang, Meriahkan Malam Likoran Bulan Ramadan 1439 Hijriah

Setidaknya ada 500 lampu pelita yang memperindah suasana malam di bulan Ramadan. Lampu tersebut merupakan tradisi likoran,...

500 Lampu Pelita Hiasi Desa Mayang, Meriahkan Malam Likoran Bulan Ramadan 1439 Hijriah
Pos Belitung/Suharli
Lampu likoran yang dipasang remaja Masjid Assalam Balai selatan dan warga desa Mayang Kelapa Kampit, Minggu (10/6/2018). Pos Belitung/Suharli 

Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Lampu pelita tersusun rapi dari jembatan Limau I hingga SMP Budi Utama Kelapa Kampit, Desa Mayang saat malam hari.

Setidaknya ada 500 lampu pelita yang memperindah suasana malam di bulan Ramadan.

Lampu tersebut merupakan tradisi likoran, menyalakan pelita saat malam ke 21 bulan Ramadan.

Pemasangan likoran ini merupakan inisiatif dari remaja Masjid Assalam Balai Selatan, dengan tujuan memeriahkan 10 hari menjelang lebaran.

Taufik satu diantara remaja masjid menyampaikan, pemasangan likoran untuk memeringati 10 hari terakhir di bulan ramadan.

"Selain untuk memperindah jalan, ini juga sebagai penerangan jalan bagi umat Islam yang mau i'qtikaf di Masjid," ujar Taufik kepada posbelitung.co, Senin (11/6/2018).

Pembuatan lampu likoran membutuhkan waktu 2 hari, dari proses pemotongan bambu untuk alas dudukan likoran hingga pemasangan sumbu ke botol dan mengisi bahan bakarnya,

"Bahan bakar kita pakai solar untuk 500 likoran, pakai 40 liter solar," ucap Taufik. (q5)

Penulis: Suharli
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help