Pengendara Wajib Baca, Ini Makanan yang Harus Dihindari Agar Tak Ngantuk Saat Perjalanan Mudik

Bagi para pemudik, khususnya yang mengendarai kendaraan sendiri dan menempuh perjalanan panjang, masalah yang sering dialami adalah mengantuk.

Pengendara Wajib Baca, Ini Makanan yang Harus Dihindari Agar Tak Ngantuk Saat Perjalanan Mudik
ilustrasi mudik 

POSBELITUNG.CO  - Bagi para pemudik, khususnya yang mengendarai kendaraan sendiri dan menempuh perjalanan panjang, masalah yang sering dialami adalah mengantuk.

Mengantuk saat mengendarai kendaraan tentunya membahayakan diri sendiri dan juga orang sekitar.

Salah satu yang menjadi penyebab mengantuk adalah makanan yang dikonsumsi.

Apa saja makanan yang membuat ngantuk saat perjalanan mudik?

Tirta Prawita Sari, Dokter spesiali gizi, mengatakan bahwa asupan saat berbuka dan sahur dapat mempengaruhi kondisi kita.

Saat sahur, ada baiknya kita menghindari makanan yang dapat menaikkan kadar gula darah, seperti nasi putih dan minuman manis.

Makanan manis memang memberikan energi pada tubuh dengan cepat, namun hal itu hanya bersifat sementara.

Kemudian, makanan yang memiliki karbohidrat tinggi sangat mudah diserap oleh tubuh, sehingga kita akan lebih cepat lapar, selanjutnya tubuh akan lemas dan mudah mengantuk.

Untuk makanan manis, itu merupakan menu yang cocok untuk berbuka puasa, namun tetap tidak berlebihan.

Bagi pengendara yang mengemudi sendiri, lebih baik jangan langsung makan besar, apalagi masih akan melanjutkan perjalanan setelah berbuka puasa.

Minum air putih atau teh manis ditambah dengan dua kurma terlebih dulu adalah pilihan yang tepat untuk berbuka puasa.

Ketika makan sekaligus dan terlalu banyak, aliran darah akan terkontaminasi ke pencernaan yang kemudian berdampak mengantuk.

Agar merasa kenyang lebih lama, konsumsilah protein dan kabohidrat kompleks, seperti nasi merah, jagung, dan gandum.

Yang terpenting juga adalah jika merasa ngantuk, sebaiknya berhenti dan beristirahat terlebih dulu. (Kompas.com)

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help