Konflik Pernikahan Charles dan Diana: Mulai dari Surat Paksaan Menikah dan Depresi Diana

Pangeran Charles hanya menikahi Putri Diana karena ayahnya mengiriminya sebuah surat untuk melamar karena 'reputasi adalah yang paling utama'.

Konflik Pernikahan Charles dan Diana: Mulai dari Surat Paksaan Menikah dan Depresi Diana
Pangeran Charles, Diana dan Camilla 

POSBELITUNG.CO  - Pangeran Charles hanya menikahi Putri Diana karena ayahnya mengiriminya sebuah surat untuk melamar karena 'reputasi adalah yang paling utama'.

Charles panik ketika dia mendapat catatan dari Pangeran Philip di tengah kekhawatiran keluarga kerajaan tentang ketidaktegasannya yang dapat 'menghina' kehormatan Diana.

Charles berpikir bahwa Philip mengeluarkan perintah yang mengatakan: 'Anda harus bertunangan'.

Menurut teman keluarga Pamela Hicks, Charles tidak jatuh cinta, dia belum siap, secara psikologis dia menganggap ayahnya telah mengganggunya melalui surat itu.

Klaim itu tertulis dalam biografi baru Charles oleh penulis biografi keluarga kerajaan Sally Bedel Smith berjudul Prince Charles: The Passions dan Paradoxes of an Improbable Life, mengatakan bahwa Charles hanya menikahi Diana karena cinta sejatinya Camilla tidak cukup perawan untuk adat istiadat kerajaan.

Dalam bukunya, Bedel Smith mengklaim bahwa Diana sering memukul kepala Charles ketika dia berlutut untuk berdoa di samping tempat tidur mereka dan terus mencaci-makinya selama berdoa.

Charles berurusan dengan perilaku Diana yang sering membingungkan.

Charles dengan sebal berusaha untuk menenangkannya, mencoba mengalihkan perhatiannya dan akhirnya meninggalkannya karena frustasi.

Buku tersebut juga memperjelas bahwa cinta sejati Charles adalah Camilla yang dia temui pertama kali pada tahun 1972.

Charles mengagumi bagaimana Camilla selalu mendengarkannya dan dia menemukan kehangatan yang dia rindukan.

Pada saat Charles memasuki usia 30 tahun, tekanan untuk menikah sangat kuat setelah serangkaian teman kencan yang dimilikinya, kemudian Diana memasuki kehidupannya.

Halaman
1234
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help