Meringkuk di Sel, Pembunuh Sopir Taksi Online Tak Bisa Tidur, Takut dan Merasa Selalu Dihantui

Ia mengaku memesan jasa taksi online baru pertama kali untuk mengunjungi rekannya di kawasan Perumahan...

Meringkuk di Sel, Pembunuh Sopir Taksi Online Tak Bisa Tidur, Takut dan Merasa Selalu Dihantui
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Darmadi alias Anca mengaku tak bisa tidur selama meringkuk di sel Mapolres Balikpapan. 

"Beli di jual beli online. 3 jutaan, ada surat izinnya. Buat jaga-jaga saja beli," tuturnya.

Usai membunuh, pelaku berencana lari ke Sangatta, Kutai Timur.

Anca mengaku ke kota tersebut untuk mengantar istrinya.

Sepanjang perjalanan ia pun berpikiran untuk menyerahkan diri ke kantor polisi.

"Mau antar istri ke Sangatta. Saya sebenarnya mau nyerahin diri habis antar dia. Pas saya ketangkap saya langsung ngaku, tidak ada yang saya tutupi," kata ayah yang sudah memiliki satu anak tersebut.

Sementara Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra menegaskan bahwa polisi tak akan segan menembak di tempat pelaku kejahatan.

"Tembak di tempat. Selama apa yang diperbuat pelaku membahayakan jiwa orang lain atau petugas," katanya didampingi Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat, Rabu (13/6/2018).

Seperti kasus pembunuhan driver taksi online di Balikpapan.

Beruntung saat diamankan polisi, pelaku tak melakukan perlawanan kepada petugas.

Ia memilih pasrah, kemudian mengakui seluruh perbuatan sadisnya pada Selasa (12/6/2018).

Halaman
123
Editor: aladhi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved