Usai Belanja Lebaran, Kapal Bermuatan 38 Penumpang Tenggelam, 14 Orang Meninggal Dunia

Namun, saat itu kapal tersebut telah sarat dengan penumpang beserta barang belanjaan keperluan Lebaran.

Usai Belanja Lebaran, Kapal Bermuatan 38 Penumpang Tenggelam, 14 Orang Meninggal Dunia
Kolase Tribun Video
Insiden Kapal Karam di Selat Makassar, 14 Orang Meninggal, Puluhan Lainnya Belum Ditemukan 

Ia membenarkan sebagian besar penumpang di kapal tersebut hendak mudik dari Pelabuhan Paotere, Makassar menuju Pulau Barang Lompo.

Sebagian penumpang adalah ibu-ibu dan anak-anak.

Kapal tersebut adalah milik pribadi dan bukan kapal angkutan umum.

Oleh karena itu, kepolisian tidak menemukan data manifes penumpang.

Jaket pelampung atau life jacket juga tidak ada saat kapal tersebut melakukan saat berlayar ke tengah laut.

Hal itu mengakibatkan petugas kesulitan melakukan pendataan dan penyelidikan.

"Kapasitas jumlah penumpang sekitar 60-70 orang. Ini kapal pribadi dengan nama kapal KM Arsita,"ujar Dicky.

"Tidak ada life jacket di penumpang saat ditemukan," tambah Dicky.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan AKP Benny Pornika mengatakan KM Arsita diduga kelebihan muatan sehingga tenggelam.

"Perahu antarpulau yang memuat sekitar 30 orang penumpang. Karamnya di sekitar Paotere dan Pulau Barang Lompo,"ujarnya.

Hingga kini, polisi masih mencari sejumlah korban. Diduga masih ada korban yang terombang-ambing di tengah laut.

"Diturunkan semua satuan dari Serse, Polair, dan Lantas, juga bekerja sama dengan Basarnas," ujarnya. (Tribun Network/alf/coz)

Editor: aladhi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help