Piala Dunia 2018

Joachim Loew Beberkan Kisah Pelik Lengsernya Timnas Jerman dari Piala Dunia 2018

Kegagalan timnas Jerman melaju ke babak selanjutnya dari fase grup Piala Dunia 2018, ternyata menyisakan cerita di balik...

Joachim Loew Beberkan Kisah Pelik Lengsernya Timnas Jerman dari Piala Dunia 2018
Squawka
Tony Kroos, meratapi tersingkirnya Jerman di Piala Dunia 2018. 

POSBELITUNG.CO - Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew menceritakan kisah pelik perjalanan pasukan Die Mannschaft hingga tersingkir dari Piala Dunia 2018.

Kegagalan timnas Jerman melaju ke babak selanjutnya dari fase grup Piala Dunia 2018, ternyata menyisakan cerita di balik kemerosotan prestasi itu.

Hal itu diungkapkan oleh sang pelatih, Joachim Loew, sesaat setelah Die Mannschaft menelan kekalahan 0-2 dari timnas Korea Selatan, Rabu (27/6/2018).

"Kami sangat baik saat melakukan pemusatan latihan jelang Piala Dunia. Saya pun merasa bahwa kami akan memindahkan persneling untuk melaju," ujar Loew seperti dikutip BolaSport.com dari laman BBC.

"Namun, kami kalah (0-1) dari Meksiko, saat semuanya telah berbeda dan kami tak mampu membuat perubahan," ucapnya menambahkan.

"Kami yakin bahwa ketika turnamen ini dimulai, semuanya akan berjalan dengan baik, tetapi itu tak terjadi," ujar pelatih berpostur 182 cm ini.

Ekspresi lesu Marco Reus (kanan) pada laga Korea Selatan kontra Jerman dalam partai Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Kazan, 27 Juni 2018.
Ekspresi lesu Marco Reus (kanan) pada laga Korea Selatan kontra Jerman dalam partai Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Kazan, 27 Juni 2018. (ROMAN KRUCHININ/AFP)

Jerman sebetulnya memiliki kans untuk bangkit dan lolos ke babak selanjutnya setelah menang 2-1 atas Swedia.

Namun, kekalahan atas Korea membuyarkan mimpi Thomas Mueller dkk untuk mengakhiri kutukan juara bertahan asal Eropa yang gagal melaju ke babak selanjutnya sejak diterima Prancis pada Piala Dunia 2002.

Pelatih 58 tahun itu pun menjelaskan bagaimana usaha mati-matian timnya untuk memenangi laga kontra Korea Selatan.

"Kami telah meningkatkan tekanan untuk mencetak gol, tentu saja pada babak kedua kendati itu tak datang bersama apa yang diinginkan," tutur Loew.

"Kami serasa mati setelah mereka mencetak gol pertama dan tersadar bahwa tak ada lagi peluang," ucap eks pemain VfB Stuttgart ini.

Loew juga kaget dengan kenyataan yang ada, utamanya soal kegagalan mencetak gol.

"Saya terkejut karena kami tak berhasil mencetak gol dan mengalahkan Korea Selatan," ucap Loew.

"Saya juga tak paham mengapa ini terjadi kepada kami, tim yang membuat mereka merasa ada di bawah tekanan," tuturnya lagi.

Pada akhir kalimat, Loew mengatakan bahwa akan membutuhkan waktu yang lama dan tenang, untuk berpikir demi mengatasi kegagalan timnya pada masa mendatang.

Editor: aladhi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved