Petani Keluhkan Harga Lada Tak Mampu Tutupi Modal, Segini Harga Sekarang

Harga itu tak sesuai dengan tingginya biaya operasional yang dikeluarkan buat pemeliharaan lada. Apalagi lada baru bisa dipanen...

Petani Keluhkan Harga Lada Tak Mampu Tutupi Modal, Segini Harga Sekarang
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Seorang wanita sedang menjemur lada di Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk pada Rabu (28/6/2018). Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Adelina Nurmalitasari

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Petani sahang atau lada di Desa Sungai Padang Kecamatan Sijuk, Alduno mengeluh harga lada yang rendah. Padahal kini kebun lada miliknya sedang panen raya.

"Hasil panen lada di kebun saya hasilnya cuku memuaskan, tapi tidak memuaskan dari segi harga yang hanya Rp 53.000 per kilogramnya," ujar Arluno pada Kamis (28/6/2018).

Harga itu tak sesuai dengan tingginya biaya operasional yang dikeluarkan buat pemeliharaan lada.

Apalagi lada baru bisa dipanen setelah 3 tahun ditanam.

Arluno menggambarkan perhitungan modal yang dikeluarkan buat perawatan sahang di kebunnya.

Jika menanam 2 ribu batang lada dan tiap batangnya menghasilkan satu kilogram maka panen akan menghasilkan 2 ton.

Dengan masa panen tiga tahun berarti kalau membayar gaji orang kerja 1,5 juta per bulan jadi gaji selama 3 tahun sebesar 54 juta.

Untuk menghasilkan gabah kering 2 ton membutuhkan gabah utuh sebanyak 10 ton.

Biaya pemetikan saja dikeluarkan sebesar 20 juta karena pemetikan karena per kilonya membayar Rp 2 ribu sebagai upah pemetik.

Jadi dengan uang dihasilkan menjual 2 ribu ton sebesar Rp 106 juta, dikurangi semua biaya tadi hanya sisa Rp 32 juta.

"Itu dalam 3 tahun, belum cukup untuk beli pupuk. Belum lagi obatan racun rumput dan racun tanaman. Jangankan mau pulang modal dalam 3 tahun untuk ongkos aja gak tertutup," tuturnya.

Arluno berharap harga lada minimal bisa menutupi modal yang dikeluarkan.

"Setidaknya harga lada jangan turunlah dari Rp 100 ribu per kilo," imbuhnya.(*)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved