KPU Pleno 2 Kali, Hasil Cepat KPU dan Pleno Beda Tipis

Komisi Pemilihan Umum, Kota Pangkalpinang sudah menerima hasil dan berkas pleno Pilkada Pangkalpinang, ditingkat kecamatan (PPK)

KPU Pleno 2 Kali, Hasil Cepat KPU dan Pleno Beda Tipis
dok bangkapos
Paslon pilkada pangkalpinang 

POSBELITUNG.CO -- Komisi Pemilihan Umum, Kota Pangkalpinang sudah menerima hasil dan berkas pleno Pilkada Pangkalpinang, ditingkat kecamatan (PPK) se-Kota Pangkalpinang.

Hasil dan berkas ini nantinya akan segera dirapat plenokan kembali ditingkat KPU Kota Pangkalpinang pada Kamis (5/7/2018) di Swiss Bell Hotel.

Ketua KPU Kota Pangkalpinang, M. Yusuf kepada harian ini mengatakan dari hasil pleno ditingkat Kecamatan (PPK) tidak ditemukan ada pelanggaran yang krusial. Saat ini berkas pleno PPK tersebut sudah berada di KPU.

“Berkas sudah kita terima dan saat ini proses perekapan. Sesuai dengan jadwal rencananya kita akan melakukan pleno Kamis tanggal 5 Juli di Swis Bell Hotel. Semua paslon dan partai pendukung juga akan kita undang menghadiri pleno tersebut,” kata M. Yusuf.

Terkait dengan hasil pilkada Pangkalpinang yang dipublis KPU di website, kata Yusuf bisa saja berubah dengan hasil pleno. Hitung cepat yang dilakukan oleh KPU tersebut hanya scaning saja.

“Realnya ada di pleno KPU. Hasilnya (pemenang-red) tidak berubah atau tidak kita belum cek. Tapi biasanya hitung cepat dengan pleno itu hasilnya tidak bergeser jauh, paling mungkin jumlahnya saja,” ujar Yusuf.

Yusmayadi, Divisi Perencanaan dan Data Informasi, KPU Pangkalpinang menambahkan KPU akan melakukan 2 kali pleno. Pleno pertama ditingkat KPU Kota Pangkalpinang dan hasilnya dikirimkan ke Mahkamah Konstitusi.

“Setelah kita kirim ke MK, kita tunggu hasil dari MK. Kalau tidak ada lagi sanggahan atau gugatan baru dikirim ke KPU. Sesuai aturannya, setelah kita terima hasil dari MK, paling lambat 3 hari kita melakukan pleno penetapan pemenang pemilu. Jadi nanti kita akan pleno 2 kali,” jelas Yusmayadu.

Sementara terkait dengan partisipasi pemilih di Pilkada Pangkalpinang, Yusmayadi mengatakan saat ini masih terhitung 61,66 persen dari DPT Pilkada Pangkalpinang. Akan tetapi jumlah tersebut bisa saja bertambah atau berkurang.

Pasalnya dari persentase tersebut ada pemilih yang menggunakan e-KTP tidak terdaftar di DPT atau pemilih tambahan (DPTB), ada pemilih yang terdaftar di DPT tapi memilih menggunakan e-KTP dan pemilih menggunakan C6.

“Yang DPTB ini kita belum bisa memberikan data secara realnya. Saat ini kisarannya sekitar 2000-an. Berapa pastikan kita masih melakukan pengecekan dan perekapan,” ujar Yusmayadi.

Persentase partisipasi bisa saja berubah. Bisa naik diatas, 61,6 persen, ataupun bisa terjadi penurunan. (can)

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help