Penjelasan Paslon Empat Soal Dugaan Money Politic Pilkada Belitung yang Dilaporkan Paslon Dua

ATM dan rekening tersebut merupakan sebuah wadah buat menyalurkan upah atau gaji sejumlah tim sukses atau koordinator desa (kordes) paslon empat.

Penjelasan Paslon Empat Soal Dugaan Money Politic Pilkada Belitung yang Dilaporkan Paslon Dua
Bangka Pos / Hendra
Helyana menunjukkan laporan dan bukti-bukti terkait dugaan kecurangan dan money politic di Pilkada Belitung, Kamis (5/7/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - LO pasangan calon (paslon) nomor 4 Sahani Saleh (Sanem) - Isyak Meirobie Badia Parulian mengaku bahwa rekening dan ATM serta kartu Sahati memang dikeluarkan oleh paslon 'Besame'. Tapi itu hanya buat tim sukses (timses) 'Besama' sebagai pekerja.

ATM dan rekening tersebut merupakan sebuah wadah buat menyalurkan upah atau gaji sejumlah tim sukses atau koordinator desa (kordes) paslon empat. Sedangkan kartu Sahati untuk pegangan tim sukses, sebagai pengganti BPJS apabila paslon 'besame' terpilih.

"Nah saksi dua orang itu adalah mantan tim sukses kami (Besame), dia memang dapat, tapi sekarang sudah tidak lagi, dan kemudian mereka pindah ke tim paslon dua. Itu di bagian kepada kordes (koordinator desa) tim sukses besama. Mereka pindah itu di bulan Mei," kata Badia kepada posbelitung.co, Senin (2/7/2018).

Kartu Sahati, rekening dan ATM tersebut, kata Badia, semula sudah diketahui oleh panwaslu. Berita acara tentang kartu sahati tersebut dipegang oleh tim besame.

"Itu memang sudah menyebar, tapi terbatas untuk tim sukses saja. Ini ibaratnya kami mempekerjakan tim sukses, dan mereka bekerja juga disertai dengan surat perjanjian kerja surat perjanjian itu nomor 186/SPK-10/JAN/2018, sedangkan surat yang diketahui panwas yaitu nomor 001/Panwasbel/III/2018," ucapnya.

Kata Badia, mereka juga tertanggal 3 maret 2018 sudah memberikan keterangan kepada Panwaslu, bahwa kartu tersebut tidak berlaku untuk saat ini.

"Itu sudah ada berita acaranya, dan sudah diketahui oleh ketua Panwaslu Belitung," pungkasnya.

Panwaslu Terima Laporan Paslon Nomor Dua

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Belitung, Senin (2/7) menerima sebuah laporan dugaan money politik. Laporan tersebut di sampaikan oleh Hellyana-Junaidi Rachman, sebagai pasangan calon (paslon) Bupati dan wakil Bupati Belitung nomor 2.

Halaman
12
Penulis: Disa Aryandi
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved