Bupati Belitung Bahas Soal Penerbangan Internasional di Kementrian Perhubungan

Rute penerbangan Singapura (SIN) - Tanjungpandan (TJQ) berencana kembali dibuka. Rute ini, diprakarsai langsung oleh Garuda Indonesia

Bupati Belitung Bahas Soal Penerbangan Internasional di Kementrian Perhubungan
Istimewa
Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem), Selasa (10/7) ketika melakukan pembahasan tentang pengembangan Bandara serta penerbangan reguler SIN-TJQ maupun pengembangan Pelabuhan Tanjung Batu di kantor Kementerian Pelabuhan. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Rute penerbangan Singapura (SIN) - Tanjungpandan (TJQ) berencana kembali dibuka. Penerbangan Internasional itu, bukan lagi sistem carter flight, namun reguler. Rute ini, diprakarsai langsung oleh Garuda Indonesia dan pembahasan penerbangan tersebut telah dilakukan, Rabu (11/7/2018) di kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Hadir pertemuan pembahasan Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan ini, Sekretaris Jendral Kemenhub Djoko Sasono, Direktur Bandara Kemenhub Yudhi Sari Sitompul. Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Belitung Ayi Thamrin, langsung mengikuti rapat.

"Rencana nya, antara bulan September atau paling lama Oktober tahun 2018 ini. Kami sudah langsung pembahasan, itu penerbangan langsung dari Singapura ke Belitung (TJQ)," ucap Sahani Saleh kepada posbelitung.co, Rabu (11/7/2018).

Penerbangan ini, dijadwalkan pukul 21.00 WIB. Pemerintah Daerah (Pemda) belum bisa mendapatkan flight di siang hari, lantaran ke kosongan flight di Singapura, hanya di waktu tersebut. Namun untuk detail dari penerbangan ini, masih akan dilakukan pembahasan lebih lanjut.

"Ini bukan carter flight, jadi sudah reguler langsung. Ini istilahnya proses nya dua hingga tiga bulan kedepan, habis itu baru berjalan. Tim dari Singapura dan Garuda Indonesia juga bekerjasama dengan travel yang ada disana. Begitu juga di Belitung nanti, tapi proses itu sekarang sudah mulai," ujarnya.

Buat tipe pesawat secara teknis diatur oleh management Garuda Indonesia. Namun untuk rencana penerbangan Internasional ini, memang sudah terprogram di Kementerian Perhubungan. Termasuk pembangunan dan pengembangan terhadap Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan.

"Untuk pengembangan Bandara juga kemarin sudah dilakukan pembahasan. Termasuk pembangunan Bandara dan penambahan SDM (Sumber Daya Manusia) di Bandara itu sendiri, karena kalau sudah seperti ini, pasti 24 jam Bandara," bebernya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved