Hasil Survey Menguatkan Sebagai Cawapres, Mahfud MD Serahkan Kepada Jokowi dan Parpol

Mahfud MD enggan berkomentar banyak mengenai kesiapannya mendampingi Joko Widodo dalam pemilihan umum

Hasil Survey Menguatkan Sebagai Cawapres, Mahfud MD Serahkan Kepada Jokowi dan Parpol
Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD menyebut bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semestinya harus segera menahan Ketua DPR RI Setya Novanto. Hal itu diungkapkan Mahfud saat ditemui di Aula Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat malam (10/11/2017). (KOMPAS.com/ MOH NADLIR) 

POSBELITUNG.CO, PEMATANGSIANTAR -- Mahfud MD enggan berkomentar banyak mengenai kesiapannya mendampingi Joko Widodo dalam pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) pada tahun 2019.

"Saya serahkan kepada Presiden Jokowi dan partai politik," katanya di Kedai Kopi Kok Tong, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Selasa.

Baca: Nikita Mirzani Berhijab Billy Syahputra Doakan Semoga Keputusan Baik dan Itiqomah

Menurut mantan Ketua MK itu, dia tidak berkapasitas untuk berkomentar dan urun bicara mengenai usulan dirinya untuk menjadi calon wakil presiden Jokowi.

"Konstitusinya begitu, jadi saya pasif di situ," kata Mahfud MD.

Namun demikian, Mahfud menegaskan bahwa sebagai bagian dari Eksponen 98, dia memiliki hubungan batin dan empati dengan yang lainnya.

Baca: Bulan Depan Ahok Hirup Udara Bebas?

Saat itu, Mahfud bergerak dari Kota Yogyakarta dan Jawa Tengah lalu bertemu dalam wadah Eksponen Reformasi 98.

Jadi, menurut dia, usulan itu merupakan hak Eksponen 98 dan sifatnya tidak monolitik. Adanya perbedaan, lanjut Mahfud, merupakan contoh bagus di era demokrasi.

"Namun ketika sudah diputus, semuanya harus bersatu, itu namanya demokrasi," katanya.

Baca: Fitri Tropica Pakai Hijab, Ini Postingan Pertamanya Bismillah

Mahfud datang ke Pematangsiantar untuk hadir sebagai pembicara seminar Nasional "Menolak Paham Radikalisme dan Anarkisme" yang diselenggarakan Universitas Simalungun. (*)

 
//
Editor: ismed
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved