Home »

Lokal

Putranya Masih Kesakitan Usai Disunat, Sandi Datangi Kantor Bupati Bangka Tengah

Saya pusing anak saya tiap pagi menangis merasa sakit, kondisinya kelaminnya juga seperti ada koreng

Putranya Masih Kesakitan Usai Disunat, Sandi Datangi Kantor Bupati Bangka Tengah
bangkapos/riki
Sandi (36) warga Kelurahan Koba, jalan Kampung Tengah RT 5, Kabupaten Bangka Tengah menjadi korban diduga Malpraktek sunat atau khitan anaknya di UGD RSUD Bateng, pada Jumat (6/7/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

POSBELITUNG.CO--Sandi orang tua dari Raihan bocah tujuh tahun yang mengalami pendarahan usai disunat atau khitan di IGD RSUD Bateng mendatangi kantor Bupati Bateng, pada Kamis (12/7/2018) pagi.

Kedatangan Sandi ini untuk kembali mengadukan kepastian pertanggungjawaban pihak rumah sakit terhadap anaknya.

Menurutnya setelah kedatangan tim RSUD pada Rabu (11/7/2018) kemarin, tidak lantas membuatnya puas, karena pihak RS hanya mengembalikan uang, tetapi tidak memberikan obat apapun dan saran pengobatan kepada anaknya.

"Saya pusing anak saya tiap pagi menangis merasa sakit, kondisinya kelaminnya juga seperti ada koreng, saya mengharapnya ada dokter yang melihatnya dan diberikan obat oleh pihak rumah sakit, jangan hanya melihat mengembalikan uang, dan minta maaf, tetapi tidak ada tindak lanjutnya," jelas Sandi kepada wartawan, Kamis (12/7/2018).

Ia menambahkan bahwa pada, Kamis (12/7/2018) pagi, ia kembali mendatangi kantor Bupati untuk meminta perhatian terhadap kondisi anaknya, menurutnya Bupati merespon itu dan langsung meminta ajudannya memanggil pihak RSUD.

"Tadi saya masuk ke ruangannya, melihatkan foto kondisi terkini kelamin anak saya ke Bupati, ia merasa prihatin dan langsung meminta ajudannya memanggil orang rumah sakit, selain itu ia juga memberikan nomer hpnya apabila terjadi kendala lainnya, agar bisa mengabarinya,"ungkapnya.

Sementara Aries Kabid Pelayanan medis dan Kefarmasian RSUD Bateng, pada Rabu (11/7/2018) kemarin sempat mengatakan bahwa pihaknya akan menjamin terkait kondisi Raihan, pihaknya menyilahkan bila pasien ingin datang ke rumah sakit.

"Kita akan menjamin untuk melihatnya sampai sembuh, apa datang ke rumah sakit atau petugas datang kesini," jelas Aries.

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help