Ini Penyebab Belanja di Supermarket Sering "Over" Bujet

Banyak kemungkinan terjadi yang menyebabkan Anda selalu saja over bujet saat belanja di supermarket.

Ini Penyebab Belanja di Supermarket Sering
Thinkstockphotos.com
ilustrasi 

POSBELITUNG.CO - Berbagai kenyamanan dan kemudahan yang tersedia menjadikan supermarket tempat berbelanja yang paling digemari masyarakat. Barang yang super lengkap, suasana nyaman, juga dengan harga yang tidak terlalu mahal menjadi keunggulan belanja di supermarket.

Akan tetapi, pernahkah Anda menyadari bahwa selalu saja kelebihan bujet (over budget) saat membayar barang-barang belanjaan di kasir.

Kalau sudah begitu, rasa menyesal pun hinggap sesampainya di rumah.

Lalu, apa yang salah? Ada banyak kemungkinan terjadi yang menyebabkan Anda selalu saja over bujet saat belanja di supermarket.

Seperti dikutip dari Cermati.com, mungkin salah satunya karena Anda "terjebak" hal-hal di bawah ini saat berbelanja.

1.  Waktu sale dan diskon yang terbatas

Sale dan diskon yang ditawarkan di supermarket sering kali terbatas waktunya, seperti midnight sale hingga flash sale, ataupun diskon dalam periode tertentu. Dengan tawaran promosi dalam waktu terbatas, pelanggan hanya diberi sedikit waktu untuk mampu berpikir dua kali guna memutuskan apakah harus membeli barang tersebut atau tidak.

Waktu yang terbatas ini juga secara tidak sadar akan membuat pelanggan belanja secara impulsif dan memiliki keinginan untuk membeli sesegera mungkin. Sehingga tanpa disadari Anda pun telah membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan dan tidak ada didaftar belanja.

2.  Barang mahal diletakkan sejajar dengan mata

Penyebab selalu over bujet lainnya saat belanja di supermarket kemungkinan karena pengaruh tata letak produk-produk tertentu yang dipajang di rak-rak. Coba Anda perhatikan, biasanya barang-barang yang lebih mahal diletakkan sejajar dengan mata kita. Sedangkan produk sejenis dengan harga lebih murah biasanya diletakkan pada rak atas dan bawah.

Halaman
123
Editor: khamelia
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help