Tak Diberi Rp20 Ribu, Begini Kronologis Mantan Rekan Kerja yang Nekat Tusuk Temannya

Pelaku ingin meminta uang sejumlah Rp 20 ribu namun tidak diberikan oleh korban.

Tak Diberi Rp20 Ribu, Begini Kronologis Mantan Rekan Kerja yang Nekat Tusuk Temannya
ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dani menuturkan peristiwa penusukan dan pencurian yang menimpa adiknya DD (25). Berdasarkan cerita adiknya kejadian berawal saat korban tengah mengantar barang di sebuah toko di daerah Desa Aik Pelempang Jaya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Selasa (24/7/2018) sore.

Sesampainya di toko tersebut, korban bertemu pelaku. Karena lama tidak bertemu, korban dan pelaku saling bertegur sapa.

"Di situ pelaku ini bilang ke adik saya, abis ini mau kemana, mau gak antar saya. Katanya sih ambil kandang ayam atau betulin kandang ayam gitu di Gang Nanas, karena teman adik saya tidak curiga dan diantarkan," katanya.

Setiba di lokasi tersebut korban sempat membantu pelaku. Lalu setelah selesai pelaku kembali minta diantarkan menuju daerah Jalan Baru, Kelurahan Paal Satu, Kecamatan Tanjungpandan.

Namun, ketika dalam perjalanan tiba-tiba pelaku berubah pikiran dan meminta korban mengantarkannya kembali ke lokasi pertama di Gang Nanas.

"Memang selama di mobil itu, dia (pelaku) sempat pegang uang setoran adik saya. Katanya kok setorannya sedikit, nah adik saya sudah mulai curiga di situ," katanya.

Menjelang magrib, kata Dani, mereka sampai di lokasi pertama. Kemudian, pelaku ingin meminta uang sejumlah Rp 20 ribu namun tidak diberikan oleh korban.

Akhirnya ketika pelaku turun dari mobil, tiba-tiba mengeluarkan pisau dan mulai menusuk korban yang sedang duduk di bangka sopir.

"Untungnya itu, waktu beberapa nusuk tiba-tiba pisaunya terlepas dari gagang dan jatuh. Di situ adik saya keluar dari mobil dan sempat melawan tapi karena sudah lemas justru dia kena pukul dan terakhir dia bisa dorong pelaku lalu pelakunya kabur," katanya.

Melihat pelaku sudah meninggalkan lokasi kejadian, korban kembali lagi ke mobil untuk mencari bantuan. Tak jauh dari lokasi, korban melihat rumah warga dan meminta bantuan.

"Saya tidak bisa bicara lebih jauh tapi heran juga pisaunya itu dari mana. Apakah sudah disiapkan atau gimana, terus dari cara nusuknya juga aneh kenapa tidak langsung ke perut tapi ke tangan," kata Dani.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved