Kadin Tak Khawatir Tahun Politik Berpotensi Ganggu Ekonomi Indonesia

Kamar Dagang dan Industri Indonesia tak khawatir jika tahun politik akan berdampak buruk bagi perekonomian Indonesia

Kadin Tak Khawatir Tahun Politik Berpotensi Ganggu Ekonomi Indonesia
KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTO
Ketua Kamar Dagang dan Industi (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (6/3/2018). 

POSBELITUNG.CO - Kamar Dagang dan Industri Indonesia tak khawatir jika tahun politik akan berdampak buruk bagi perekonomian Indonesia.

Menurut Ketua Kadin Rosan Perkasa Roeslani, kontestasi Pemilu atau Pilkda bukan sesuatu yang akan mengancam situasi ekonomi maupun investasi.

"Kalau dibilang waspada, ya enggak lah. Ini sesuatu yang normal," ujar Rosan di Jakarta, Kamis (2/8/2018).

Rosa memandang Pemilu sebagai siklus lima tahunan yang rutin dilakukan. Ia berkaca pada Pilkada serentak 2017 dan 2018 yang berjalan aman tanpa gejolak ekonomi berarti.

"Selama mindset kita normal, kita tidak perlu ketakutan menghadapi," kata Rosan.

Hal ini senada dengan pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menepis kekhawatiran suhu politik yang panas akan berpengaruh negatif, khususnya untuk investasi.

Menurut dia, tahun politik justru membawa angin segar bagi aktivitas ekonomi.

Umumnya di masa kampanye para calon kepala daerah, calon anggota legislatif, maupun calon presiden dan wakil presiden akan menggelar acara bersama simpatisan.

Belum lagi jika ada calon yang diam-diam berpolitik uang.

Akibatnya, konsumsi di pedeaan akan naik karena momentum tersebut.

Halaman
12
Editor: edy yusmanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help