AHY Gagal Jadi Cawapres Tepat di Hari Ulang Tahunnya Hari Ini, Keluarga Tetap Gelar Perayaan

Prabowo lebih memilih menggandeng Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno.

AHY Gagal Jadi Cawapres Tepat di Hari Ulang Tahunnya Hari Ini, Keluarga Tetap Gelar Perayaan
Instagram/agusyudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Prabowo Subianto. 

POSBELITUNG.CO-- Hari ini, Jumat, 10 Agustus 2018 adalah hari terakhir pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum.

Hari ini juga adalah hari ulang tahun Agus Harimurti Yudhoyono.

Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat yang digadang-gadang sebagai calon wakil presiden itu genap berusia 40 tahun.

//

Sementara itu, 40 tahun adalah batas minimal syarat usia untuk menjadi calon presiden dan wakil presiden.

Jika jadi digandeng oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, maka AHY akan mendaftarkan diri ke KPU tepat di hari jadinya yang ke-40, di hari terakhir pendaftaran capres dan cawapres.

//

Namun, AHY justru mendapatkan kado pahit di hari jadinya.

Prabowo lebih memilih menggandeng Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno.

Pasangan tersebut sudah mendeklarasikan diri semalam dengan diusung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional.

Lobi-lobi

Partai Demokrat sebenarnya masih berupaya sampai detik-detik terakhir untuk mendorong agar AHY menjadi calon wakil presiden Prabowo.

Pada Kamis kemarin, Ketua Umum Partai Demokrat yang juga ayah AHY, Susilo Bambang Yudhoyono, sampai dua kali menerima Prabowo di rumahnya.

Menurut Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief, dalam pertemuan kedua di malam hari itu, Prabowo masih menawarkan Sandiaga Uno sebagai cawapresnya.

Namun, SBY menolak tawaran itu.

"Sikap Partai Demokrat sampai pukul 22.30 WIB malam ini adalah menolak pencawapresan Sandiaga Uno," kata Andi, Kamis (9/8/2018) malam.

Menurut Andi, Demokrat menolak Sandiaga menjadi cawapres Prabowo karena ia berasal dari Partai Gerindra, sama dengan Prabowo yang akan menjadi capres.

Ia menyebut, SBY memberikan opsi ke Prabowo.

Salah satunya adalah tetap mengajukan putranya Agus Harimurti Yudhoyono sebagai cawapres.

"Kembali ke komitmen/janji Prabowo yg meminta AHY cawapres karena elektabilitas tertinggi di semua lembaga survey," kata dia.

Kedua, SBY juga menawarkan agar koalisi Demokrat, Gerindra, PAN dan PKS duduk bersama untuk mencari figur alternatif di luar AHY atau pun Sandiaga.

Namun rupanya, Prabowo tidak menerima masukan dari SBY itu.

Jelang tengah malam, Gerindra bersama PAN dan PKS mendeklarasikan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di rumah Prabowo di Kertanegara.

SBY, AHY dan para elite Partai Demokrat hanya menonton deklarasi itu dari siaran langsung di televisi.

Namun, menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, ekspresi SBY biasa saja saat melihat deklarasi itu.

"Ya biasa-biasa saja ya," kata Syarief.

Tetap dirayakan

Kendati gagal menjadi calon wakil presiden, keluarga tetap menggelar acara kecil-kecilan untuk merayakan ulang tahun AHY.

Perayaan ulang tahun itu diunggah dalam Instastory Siti Rubi Aliya Rajasa, adik ipar AHY.

Terlihat istri AHY, Annisa Pohan, dan putrinya Almira Tunggadewi ikut menemani.

Begitupula dengan adik AHY, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Namun tidak tampak sang ayah SBY maupun sang ibunda, Ani Yudhoyono.

AHY, Annisa, Ibas kompak mengenakan pakaian berwarna biru tua khas Partai Demokrat.

Ada pula kue ulang tahun berwarna biru dan balon bertuliskan AHY meramaikan perayaan.

AHY juga sempat mengucapkan harapan di perayaan hari jadinya ke-40.

"Terus berjuang. Kita selalu yakin bahwa sudah ada garis tangan takdir yang tidak bisa ditolak oleh siapapun," kata AHY.

 
Editor: khamelia
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help