Minta Buatkan Teh, Pembantu Ini Kaget Lihat Kakek Ini Sudah Tergantung di Pentilasi Pintu Kamar

Seotardi (80) seorang kakek renta warga Pondok Bahagia, Nomor 5, RT 04/09, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi

Minta Buatkan Teh, Pembantu Ini Kaget Lihat Kakek Ini Sudah Tergantung di Pentilasi Pintu Kamar
Kompas.com/Thinkstock
Gantung diri 

POSBELITUNG.CO - Seotardi (80) seorang kakek renta warga Pondok Bahagia, Nomor 5, RT 04/09, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi ditemukan tewas gantung diri dikediamannya, Jumat (10/8/2018).

Korban pertama kali ditemukan pembantunya yang bernama Elin (50) sekitar pukul 06.00 WIB dalam kondisi tergantung dengan sehelai kain di pentilasi pintu kamar dengan kondisi keluar darah dari hidung dan mulutnya.

Sesaat sebelum mengkahirinya hidupnya, korban yang merupakan pensiunan TNI itu sempat meminta pembantunya untuk dibuatkan teh hangat.

Ilustrasi gantung diri
Ilustrasi gantung diri (istimewa)

Baca: Tepat Dihari AHY Berulang Tahun ke-40, SBY Resmikan Dukungan Prabowo & Sandiaga

Namun sekitar 30 menit atau saat saksi memberikan teh hangat itu, korban ditemukan sudah tewas.

Melihat kejadian tersebut kemudian saksi lari ke luar rumah dan meminta bantuan kepada tetangga, kemudian pihak RT setempat melaporkan kejadian itu ke aparat Kepolisian.

Kapolsek Cimahi, Kompol Indarto, mengatakan, Soetardi gantung diri diduga karena frustasi dengan penyakit osteoforosis dan komplikasi yang sudah dideritanya selama 10 tahun.

"Diduga korban putus asa dengan penyakitnya. Saat ditemukan posisi korban tergantung dengan kondisi keluar darah dari mulut dan hidungnya," ujar Indarto saat ditemui Tribun Jabar di Mapolsek Cimahi, Jalan Encep Kartawirya, Kota Cimahi, Jumat (10/8/2018).

Menurut Indarto, keluarnya darah dari mulut dan hidung korban itu, lantaran saking kuatnya ikatan kain dileher ketika korban dalam posisi tergantung.

"Terlebih usia korban sudah tua, jalannya saja sudah menggunakan tongkat," katanya.

Berdasarkan keterangan keluarganya, lanjut Indarto, kain yang digunakan korban untuk bunuh diri itu sudah terpasang sejak lama.

"Korban sudah lama mengidap penyakit osteoforosis yang tak kunjung sembuh sehingga korban merasa frustasi dan sering mengatakan ingin bunuh diri," katanya.

Kendati demikian, pihak keluarga korban, kata Indarto, menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai takdir.

Atas kejadian tersebut polisi mengamankan barang bukti berupa sehelai kain yang digunakan korban untuk gantung diri dan melakukan indentifikasi di lokasi kejadian.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Minta Teh Hangat ke Pembantunya, 30 Menit Kemudian Kakek di Cimahi Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri, http://jabar.tribunnews.com/2018/08/10/minta-teh-hangat-ke-pembantunya-30-menit-kemudian-kakek-di-cimahi-ini-ditemukan-tewas-gantung-diri.
Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Yudha Maulana

Editor: Evan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved